BerandaLifestyleWali Kota Tanjungbalai Ajak Pengusaha Kolaborasi, Jalan Asahan Bakal Disulap Jadi Kawasan...

Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pengusaha Kolaborasi, Jalan Asahan Bakal Disulap Jadi Kawasan Heritage

TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengajak para pengusaha ikan di kawasan Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, berkolaborasi mewujudkan kawasan heritage yang indah, bersih, tertata, dan memiliki daya tarik wisata.

Ajakan tersebut disampaikan Mahyaruddin saat bertemu langsung dengan para pengusaha di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Kamis (22/10/2026).

Penataan kawasan Jalan Asahan menjadi salah satu perhatian Pemko Tanjungbalai karena wilayah tersebut memiliki bangunan-bangunan tua dengan arsitektur peninggalan kolonial Belanda yang menyimpan nilai sejarah.

Dalam pertemuan itu, Mahyaruddin menjelaskan rencana pengecatan bangunan dengan warna-warna yang menarik, penataan lingkungan, perbaikan infrastruktur, serta peningkatan kebersihan dan ketertiban kawasan.

“Ini merupakan kawasan yang punya nilai sejarah. Untuk itu, kita perlu keinginan bersama agar kawasan tersebut dapat kita wujudkan menjadi kawasan heritage,” ujar Mahyaruddin.

Menurutnya, perubahan wajah Jalan Asahan diharapkan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun pendatang yang berkunjung ke Kota Tanjungbalai.

Ia ingin kawasan tersebut tampil lebih rapi, indah, bersih, dan nyaman, didukung kondisi jalan yang baik serta bangunan yang memiliki karakter visual tersendiri.

Dorong Produk Ikan Tanjungbalai Lebih Dikenal

Selain penataan kawasan, Mahyaruddin juga mendorong para pengusaha untuk memperkuat identitas produk perikanan asal Tanjungbalai agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga pasar internasional.

Ia menilai, produk ikan dari Tanjungbalai perlu memiliki identitas yang jelas sehingga asal daerahnya dapat diketahui konsumen.

“Saya berharap masyarakat luas mengenal produk ikan dari Kota Tanjungbalai. Jangan sampai produk kita dikenal sebagai ikan teri Medan, padahal ada yang berasal dari Kota Tanjungbalai,” katanya.

Mahyaruddin meminta para pelaku usaha mencantumkan label atau identitas Produk Tanjungbalai pada kemasan atau packaging produk mereka.

Menurutnya, kebanggaan terhadap produk lokal harus diwujudkan melalui promosi yang berkelanjutan dan penggunaan identitas daerah secara konsisten.

“Kita harus bangga dengan produk kita sendiri. Mari kita gaungkan produk ikan Tanjungbalai terus-menerus dan memperkenalkannya secara luas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pengusaha agar memenuhi ketentuan perizinan usaha serta kewajiban retribusi, termasuk retribusi kebersihan sesuai aturan yang berlaku.

Truk Roda 10 Dilarang Bongkar Muat di Jalan Asahan

Dalam pertemuan tersebut, Mahyaruddin turut menyoroti ketertiban lalu lintas dan pemanfaatan fasilitas umum di kawasan Jalan Asahan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas negara, termasuk infrastruktur jalan yang telah dibangun pemerintah.

Untuk mendukung penataan kawasan, ia menyampaikan bahwa truk roda 10 tidak lagi diperbolehkan melakukan aktivitas bongkar muat di Jalan Asahan. Parkir kendaraan secara berlapis juga menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

Selain itu, aktivitas bongkar muat pada malam hari dibatasi paling lama hingga pukul 22.00 WIB. Para pengusaha juga diingatkan agar tidak menggunakan badan jalan untuk kegiatan usaha.

Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib sekaligus mendukung kenyamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi.

Pemko Siapkan Penerangan dan Penataan Bangunan

Mahyaruddin mengatakan Pemko Tanjungbalai telah menyiapkan peta jalan atau roadmap untuk mewujudkan penataan Jalan Asahan.

Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian adalah penyelesaian persoalan drainase. Selain itu, pemerintah merencanakan pemasangan 14 titik lampu penerangan jalan umum (LPJU) bertenaga surya di kawasan Jalan Asahan.

Sementara itu, pada tiga ruas jalan menuju kawasan Waterfront direncanakan pemasangan sembilan titik penerangan.

Rencana pengecatan bangunan juga akan dibahas lebih lanjut, terutama terkait mekanisme teknis pelaksanaannya.

Mahyaruddin berharap rencana tersebut dapat diwujudkan melalui sinergi pemerintah daerah dan para pelaku usaha sehingga penataan kawasan tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat.

“Kita perlu kolaborasi dalam pembangunan berkelanjutan di Kota Tanjungbalai. Saya mau para pengusaha mendukung program saya untuk mewujudkan Tanjungbalai EMAS, yakni Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera,” katanya.

Pengusaha Siap Mendukung Program Wali Kota

Salah seorang pengusaha ikan, Budianto Sitindaon, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemko Tanjungbalai terhadap kawasan Jalan Asahan, termasuk perbaikan jalan yang telah dilakukan.

Ia menyatakan dukungan terhadap program dan kebijakan Wali Kota untuk menata kawasan tersebut agar menjadi lebih baik.

Budianto juga berharap pemerintah segera memperbaiki drainase di Jalan Asahan sehingga persoalan saluran air dapat ditangani dengan baik.

Menanggapi hal itu, Mahyaruddin menegaskan bahwa penyelesaian drainase menjadi bagian dari rencana penataan kawasan yang sedang disiapkan pemerintah.

Ia juga mengungkapkan keinginannya menghidupkan kembali suasana Jalan Asahan seperti sekitar 20 tahun lalu, ketika kawasan tersebut dikenal dengan beragam aktivitas masyarakat, termasuk pertunjukan barongsai.

“Saya punya mimpi mengembalikan Jalan Asahan yang dulu dikenal dengan kegiatan seperti barongsai dan lainnya. Saya rindu Tanjungbalai seperti 20 tahun yang lalu. Saya ingin mengembalikan itu, kawasan Jalan Asahan akan kita jadikan pusat aktivitas kegiatan tersebut,” tuturnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Tajul Abrar, Kepala Bapperida Mariani, Kepala BPKPD Siti Fatimah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andri Ginting, Kepala Dinas Nakerkop UMKM Agus Salim, Kepala Dinas Perhubungan Elvandia, Kepala Dinas PMPTSP Usni Syahzuddin Sinaga, Kabag Hukum Herman Gultom, serta perwakilan Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan bersalaman antara Wali Kota dan para pengusaha.

Pemko Tanjungbalai berharap kolaborasi tersebut menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah Jalan Asahan sekaligus memperkuat identitas produk perikanan lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments