Pematangsiantar,TOPINFORMASI.COM – Aksi sigap dan respons cepat ditunjukkan personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dalam menangani kebakaran yang melanda permukiman warga di Kota Pematangsiantar, Jumat pagi (27/3/2025).
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Pendeta Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur. Api melahap tiga unit rumah milik warga, masing-masing atas nama Dedy Purba, Harlin Sianturi, dan Benny Purba.
Berdasarkan keterangan sementara warga, kebakaran diduga berasal dari stok bahan bakar minyak jenis Pertalite yang tersimpan di salah satu rumah korban. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dari Polres Pematangsiantar.
Respons Cepat Brimob
Mendapat informasi kejadian, pada pukul 06.45 WIB personel Kompi 2 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumut langsung bergerak ke lokasi dipimpin oleh IPTU Miswadi Uli Irwansyah.
Setibanya di lokasi, personel Brimob segera melakukan pengamanan area, membantu proses pemadaman, serta mengatur arus lalu lintas guna memastikan akses tim pemadam tetap lancar.
Sinergi Lintas Instansi
Penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu bersama sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar, BPBD, Dinas Kesehatan, unsur kecamatan, Babinsa, serta jajaran Polsek Siantar Timur.
Kolaborasi lintas instansi ini terbukti efektif dalam mempercepat proses pemadaman dan meminimalisir dampak yang lebih luas.
Api Berhasil Dipadamkan
Setelah upaya intensif selama kurang lebih satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.15 WIB. Situasi di lokasi pun dinyatakan aman dan kondusif.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Saat ini, lokasi kejadian telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kehadiran personel Brimob di tengah situasi darurat ini kembali menunjukkan komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi bencana dan kondisi darurat.












