Uncategorized

Gubernur Bobby Nasution Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM, Stok di Sumut Dipastikan Aman

7
×

Gubernur Bobby Nasution Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM, Stok di Sumut Dipastikan Aman

Sebarkan artikel ini

Gubernur Bobby Nasution Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM, Stok di Sumut Dipastikan Aman

MEDAN .TOPINFORMASI – Bobby Nasution mengimbau seluruh kepala daerah di Sumatera Utara untuk aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat kepanikan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Bobby, stok BBM di Sumatera Utara masih dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan meskipun sedang terjadi dinamika geopolitik global, termasuk konflik antara Amerika Serikat–Israel dengan Iran.

Hal tersebut disampaikan Bobby usai menghadiri acara buka puasa bersama keluarga besar DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Utara di Medan, Sabtu.

“Saya harap kepala daerah terus mengedukasi masyarakat. Kalau saya perhatikan setelah mengunjungi beberapa kabupaten/kota, aksi panic buying hanya terjadi di kota-kota saja,” kata Bobby.

Ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir memang terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU di berbagai daerah di Sumatera Utara. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa SPBU di kabupaten/kota mengalami kehabisan stok lebih cepat dari biasanya.

Meski demikian, Bobby menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena sistem distribusi BBM nasional terus berjalan dan pasokan akan selalu diisi kembali sebelum benar-benar habis.

Ia mengibaratkan sistem stok BBM nasional seperti tangki bahan bakar pada kendaraan yang akan diisi kembali sebelum kosong.
“Jadi tidak perlu panik. Selama ini kita tidak pernah kehabisan BBM, walau tempat penyimpanan kita hanya sekitar 25 hari. Sebelum habis sudah diisi kembali,” ujarnya.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, juga memastikan pasokan BBM nasional saat ini dalam kondisi aman dan terkendali, terutama menjelang kebutuhan energi selama Ramadhan dan Lebaran 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyebutkan bahwa ketersediaan BBM secara nasional saat ini berada pada kisaran sekitar 21 hari.

“21 hari ini merupakan stok operasional yang secara normal dikelola dalam sistem logistik energi nasional guna menjamin kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Roberth di Jakarta, Jumat (6/3).

Ia menjelaskan bahwa stok tersebut merupakan BBM yang telah memenuhi kapasitas penimbunan nasional dan siap disalurkan kepada masyarakat. Jumlahnya bersifat dinamis karena terus diperbarui sesuai kebutuhan konsumsi energi masyarakat.

Pertamina juga terus menambah pasokan BBM melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang direncanakan secara rutin dan berkala.
“Dengan sistem tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” ujar Roberth.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *