AdvertorialLingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Kementerian ATR/BPN Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, Lindungi ASN Perempuan dari Risiko Penyakit Mematikan

13
×

Kementerian ATR/BPN Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, Lindungi ASN Perempuan dari Risiko Penyakit Mematikan

Sebarkan artikel ini

Kementerian ATR/BPN Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, Lindungi ASN Perempuan dari Risiko Penyakit Mematikan

JAKARTA,TOPINFORMASI.COM  – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap kesehatan perempuan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melaksanakan program vaksinasi kanker serviks bagi jajaran pegawainya sejak awal tahun 2026.

Program ini mendapat sambutan positif dari aparatur sipil negara (ASN), khususnya perempuan, yang menyadari pentingnya pencegahan terhadap penyakit kanker serviks yang tergolong mematikan.

Salah satu peserta vaksinasi, Inayati Iryana (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut, terutama karena biaya vaksin yang relatif mahal jika dilakukan secara mandiri.

“Kebanyakan kita usia produktif di ATR/BPN. Kalau di luar, vaksin ini cukup mahal, jadi sangat terbantu. Pelayanannya juga baik, mulai dari screening awal, penyuntikan, edukasi dokter hingga screening akhir,” ujarnya usai mengikuti vaksinasi di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Kamis (2/4/2026).

Program vaksinasi ini merupakan usulan dari Korps Pegawai Republik Indonesia Kementerian ATR/BPN dan dilaksanakan dalam tiga tahapan. Tahap pertama telah digelar pada 30 Januari 2026, tahap kedua berlangsung saat ini, dan tahap ketiga dijadwalkan pada 3 Juli 2026 mendatang.

Dalam program ini, para peserta hanya dikenakan biaya sebesar Rp870.000, sehingga lebih terjangkau dibandingkan harga umum di fasilitas kesehatan.

Peserta lainnya, Febi Nur Anggriany (46), menyatakan bahwa program ini mendorong dirinya untuk lebih peduli terhadap kesehatan, sekaligus mengajak keluarga untuk melakukan hal serupa.

“Saya juga akan mengimbau putri-putri saya untuk menerima vaksin ini sebagai bentuk perlindungan dari kanker serviks,” tuturnya.

Sementara itu, tenaga medis yang terlibat, Irnawati, menjelaskan bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) Vaccine merupakan langkah pencegahan efektif terhadap kanker serviks.

“Ini adalah salah satu kanker yang bisa dicegah. Program seperti ini sangat baik dimanfaatkan, apalagi dengan biaya yang terjangkau bagi ASN perempuan,” jelasnya.

Sebanyak 161 ASN perempuan tercatat mengikuti program vaksinasi ini sepanjang tahun 2026. Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi, program ini juga diharapkan mampu menjaga produktivitas pegawai perempuan di lingkungan kerja.

Melalui program ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan pegawai, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *