Internasional

Ledakan Terdengar di Doha Usai Pemerintah Qatar Perintahkan Evakuasi Sejumlah Area

6
×

Ledakan Terdengar di Doha Usai Pemerintah Qatar Perintahkan Evakuasi Sejumlah Area

Sebarkan artikel ini

Ledakan Terdengar di Doha Usai Pemerintah Qatar Perintahkan Evakuasi Sejumlah Area

[TOPINFORMASI. COM]Doha – Ledakan terdengar di wilayah ibu kota Doha, Qatar, setelah pemerintah setempat mengumumkan evakuasi di sejumlah area penting sebagai langkah pencegahan demi keselamatan publik.

Dilaporkan kantor berita AFP, Sabtu (14/3/2026), sejumlah pesawat pencegat terlihat terbang di atas pusat kota Doha dan menembak jatuh dua proyektil yang diduga merupakan rudal. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan pihak militer berhasil mencegat serangan rudal yang menargetkan wilayah negara tersebut.

“Militer kami telah mencegat serangan rudal yang menargetkan Negara Qatar,” demikian pernyataan resmi pemerintah.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Qatar mengumumkan evakuasi sementara di beberapa lokasi strategis untuk memastikan keselamatan warga hingga situasi dinyatakan aman.

“Kami mengevakuasi beberapa area penting sebagai tindakan pencegahan sementara dalam rangka memastikan keselamatan publik sampai bahaya berlalu,” demikian keterangan pihak kementerian.

Di distrik Musheireb yang berada di pusat kota Doha, sejumlah warga dilaporkan menerima peringatan melalui telepon seluler yang meminta mereka segera meninggalkan area tersebut dan menuju lokasi aman terdekat.

Pesan peringatan tersebut berbunyi agar warga “segera mengevakuasi daerah tersebut ke tempat teraman terdekat sebagai tindakan pencegahan sementara.”

Pantauan di lapangan menunjukkan aparat keamanan berjaga di sejumlah ruas jalan utama. Beberapa kawasan di pusat kota juga dijadikan garis pertahanan sementara guna mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.

Kawasan Teluk yang kaya minyak dalam beberapa waktu terakhir menjadi sasaran serangan dari Iran sebagai respons terhadap serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel yang memicu meningkatnya konflik di Timur Tengah.

Teheran disebut menargetkan sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut, namun beberapa serangan juga berdampak pada infrastruktur sipil di negara-negara Teluk. Situasi ini membuat sejumlah negara meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan di wilayah strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *