Langkat, TOPINFORMASI.COM- Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik Suradi alias Yayak Floris di Dusun I Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, mengundang empati berbagai pihak. Salah satunya datang dari Pimpinan DPRD Sumatera Utara, Ricky Anthony, yang langsung turun memberikan bantuan kepada korban.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 21.15 WIB. Rumah milik Suradi dilaporkan ludes dilahap api, yang diduga berasal dari korsleting arus listrik.
Mendengar kabar tersebut, Ricky Anthony yang juga merupakan politisi Partai NasDem, langsung bergerak bersama timnya untuk menyambangi korban.
“Begitu mendengar kabar musibah itu, saya dan tim langsung bergerak. Kami hadir untuk memberikan bantuan sekaligus membawa semangat baru bagi keluarga korban,” ujar Ricky, Sabtu (14/3/2026).
Dalam kunjungannya, Ricky turut didampingi tim Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Langkat. Selain memberikan bantuan materi, ia juga menyampaikan dukungan moril agar keluarga korban tetap kuat menghadapi cobaan.
Menurutnya, apa yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari semangat Partai NasDem yang terus berupaya hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat di tengah musibah yang terjadi,” tambahnya.
Sementara itu, Suradi mengaku sangat terharu atas perhatian yang diberikan. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diterimanya.
“Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Dari yang kami tahu, Pak Ricky cepat tanggap dan peduli dengan masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Suradi.
Diketahui, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, setelah satu unit rumah yang memiliki bangunan unik dengan ornamen menyerupai helikopter di bagian atasnya hangus terbakar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik di rumah.












