
SUMUT – topinformasi.com – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kembali menggelar kegiatan sosial dengan menyasar masyarakat pesisir di wilayah Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan rutin yang dilaksanakan sejak pagi hingga menjelang Sholat Jumat ini dipimpin langsung oleh Koordinator Sedekah Jumat KSJ, Boim dan Abdul Maliala, serta dibantu para relawan di Desa Pematang Johar dan Kecamatan Percut Sei Tuan.
Boim menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin KSJ, terlebih dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.
“Dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, kami melaksanakan kegiatan yang rutin kami lakukan bersama KSJ. Semua ini adalah arahan dari Bapak Pembina kami, H. Ikhwan Lubis, SH., MH., yang saat ini masih berada di Jakarta,” ujar Boim.
Ia menambahkan, target kegiatan kali ini adalah para penanam padi atau buruh tani serta para nelayan tradisional yang menangkap ikan menggunakan jala. Tim KSJ bahkan turun langsung menyambangi para nelayan di sampan serta para petani yang tengah beraktivitas di sawah.
“Target kami kali ini adalah para buruh tani dan nelayan yang kami temui langsung di lokasi saat mereka bekerja, baik di sawah maupun di perairan. Kami ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” jelasnya.
Sementara itu, Pendiri dan Pembina KSJ, Ikhwan Lubis, menegaskan bahwa KSJ memang diarahkan untuk berbagi secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
“KSJ memang diarahkan untuk berbagi langsung kepada mereka yang membutuhkan. Saat ini kami belum melakukan open donasi, kegiatan masih berjalan dengan dana internal. Namun, kemungkinan dalam Safari Ramadan nanti, kami akan melaksanakan kegiatan selama satu bulan penuh dan membuka donasi bagi para donatur dan relawan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen KSJ untuk terus melaksanakan program Sedekah Jumat dan Safari Ramadan secara konsisten pada tahun 1446 H ini.
Melalui kegiatan tersebut, KSJ berharap dapat meringankan beban masyarakat pesisir, khususnya buruh tani dan nelayan kecil, sekaligus mempererat solidaritas sosial menjelang bulan suci Ramadan.
(bm)




