Berita Utama & HeadlineLingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Sidang Korupsi Jalur KA DJKA di Tipikor Medan Ramai Didatangi Kader Partai Demokrat

28
×

Sidang Korupsi Jalur KA DJKA di Tipikor Medan Ramai Didatangi Kader Partai Demokrat

Sebarkan artikel ini

Medan,TOPINFORMASI.COM  – Suasana sidang kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Rabu (8/4/2026), tampak ramai oleh kehadiran sejumlah kader Partai Demokrat.

Kedatangan para kader tersebut disebut sebagai bentuk dukungan moral terhadap jalannya persidangan agar berlangsung secara transparan dan objektif di bawah pimpinan majelis hakim.

Mantan Kepala BPOKK DPC Partai Demokrat Medan, Mikhel Siregar, mengatakan dirinya bersama sejumlah kader hadir untuk memastikan proses persidangan berjalan terbuka, khususnya dalam mengungkap dugaan korupsi proyek jalur kereta api tersebut.

“Kami ingin majelis hakim transparan memimpin sidang. Kami tegaskan Partai Demokrat di Sumut harus bersih dari oknum-oknum yang terlibat korupsi, apalagi sampai menjadi koruptor,” ujar Mikhel di sela-sela persidangan.

Ia juga menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, memiliki komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi dan tidak mentolerir kader yang terlibat dalam praktik tersebut.

“Kami meyakini Ketua Umum sangat benci dengan kader yang terlibat korupsi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mikhel menyebut pihaknya akan menunggu hasil akhir dari proses hukum yang tengah berjalan, termasuk terkait dugaan keterlibatan Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Muhammad Lokot Nasution.

“Kita tunggu saja hasil akhir dari persidangan kasus ini, apakah beliau terlibat atau tidak, biar majelis hakim yang membuktikan,” tegasnya.

Dalam persidangan kali ini, proses sidang digelar secara hybrid, yakni offline dan online, dengan menghadirkan Muhammad Lokot Nasution sebagai saksi.

Sidang masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya guna mengungkap secara terang dugaan korupsi proyek strategis tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *