Olahraga & KesehatanOpini & Kolom TokohPolitik & Pemerintahan

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di Tengah Perang dengan AS dan Israel

12
×

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di Tengah Perang dengan AS dan Israel

Sebarkan artikel ini

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 di Tengah Perang dengan AS dan Israel

Teheran | Topinformasi – Pemerintah Iran menyatakan negaranya tidak akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 karena situasi perang yang sedang berlangsung melawan Amerika Serikat dan Israel.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali, yang menegaskan bahwa kondisi negara saat ini tidak memungkinkan tim nasional Iran untuk mengikuti ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

“Mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia dalam keadaan apa pun,” ujar Ahmad Donyamali seperti dikutip dari Sky Sports.

Iran saat ini tengah berada dalam eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Situasi semakin memanas setelah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan gugur dalam konflik tersebut.

Kondisi tersebut membuat keikutsertaan tim nasional Iran, yang dikenal dengan julukan Team Melli, sejak awal memang terus dipertanyakan.

Deretan Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia

Keputusan Iran untuk mundur dari Piala Dunia bukanlah yang pertama dalam sejarah turnamen tersebut. Beberapa negara sebelumnya juga pernah melakukan aksi boikot dengan berbagai alasan politik maupun konflik internasional.

Berdasarkan catatan sejarah, sedikitnya enam kasus boikot pernah terjadi dalam ajang Piala Dunia, di antaranya:

Uruguay (1934) – Menolak bermain di Italia sebagai balasan karena sedikitnya tim Eropa yang ikut Piala Dunia 1930 di Uruguay.

Negara Inggris Raya (1934) – Inggris, Wales, Skotlandia, dan Irlandia menolak tampil karena menganggap kompetisi regional mereka lebih bergengsi setelah keluar dari FIFA.

Argentina (1938) – Memboikot Piala Dunia di Prancis karena gagal terpilih sebagai tuan rumah.

Negara-negara Afrika (1966) – Memboikot turnamen karena memprotes kebijakan kuota peserta dari Afrika yang dianggap tidak adil.

Uni Soviet (1974) – Menolak bermain melawan Chile sebagai protes terhadap kudeta militer yang menggulingkan Presiden Salvador Allende.

Kini Iran menjadi negara terbaru yang mengambil langkah serupa. Konflik bersenjata yang masih berlangsung membuat pemerintah Iran memutuskan fokus pada situasi nasional dibanding mengikuti kompetisi olahraga internasional.

Hingga kini perang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel dilaporkan masih terus berlangsung dengan ketegangan yang semakin meningkat di kawasan Timur Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *