Mantan Ketua BEM UGM Klaim Temukan Alat Pelacak Misterius di Mobil Pribadinya

YOGYAKARTA,TOPINFORMASI.COM

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, mengaku menemukan alat pelacak misterius yang terpasang di mobil pribadinya saat berada di Yogyakarta. Temuan tersebut sontak menjadi perbincangan di media sosial setelah ia mengunggah video penemuan itu melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam video yang diunggah pada Minggu (14/6/2026), Tiyo memperlihatkan sebuah perangkat pelacak yang disebutnya bernama PBX Finder. Ia mengaku mengetahui keberadaan alat tersebut setelah menerima notifikasi peringatan dari telepon genggamnya.

“Ini adalah alat pelacak yang namanya PBX Finder. Saya tahu ini karena muncul di notifikasi ponsel saya. Kemudian tadi kita cari dan kita temukan alat pelacak ini ada di bawah kendaraan. Dipasang entah oleh siapa,” ujar Tiyo dalam video tersebut.

Menurutnya, notifikasi itu muncul setelah dirinya mengikuti aksi pergerakan mahasiswa di kawasan Gejayan, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Saat meninggalkan lokasi, ponselnya mendeteksi adanya perangkat pelacak yang bergerak bersamaan dengan kendaraan yang digunakannya.

“Sesudah dari Gejayan, saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting, sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya,” katanya.

Tiyo menduga pemasangan alat tersebut merupakan bentuk penguntitan yang ditujukan kepadanya. Ia mengaitkan dugaan itu dengan aktivitasnya yang selama ini aktif menyuarakan kritik terhadap pemerintah dan berbagai kebijakan publik.

“Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa dengan ketulusan cinta justru dibalas dengan ancaman dan mara bahaya,” ujarnya.

Meski demikian, klaim tersebut menuai beragam tanggapan dari warganet. Sebagian netizen mempertanyakan kebenaran temuan alat pelacak tersebut, sementara lainnya menyoroti kendaraan yang digunakan Tiyo.

Beberapa komentar di media sosial bahkan mempertanyakan asal-usul kepemilikan mobil yang disebut berjenis Toyota Fortuner. Berbagai komentar bernada sindiran pun bermunculan di kolom unggahan tersebut.

BACA JUGA  Pererat Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolsek Delitua Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun otoritas keamanan setempat terkait dugaan pemasangan alat pelacak pada kendaraan milik mantan aktivis mahasiswa tersebut. Selain itu, identitas pihak yang diduga memasang perangkat tersebut juga masih belum diketahui.

Kasus ini pun memicu perhatian publik, terutama terkait isu privasi, keamanan digital, serta kebebasan berekspresi di tengah meningkatnya aktivitas kritik dan advokasi yang dilakukan sejumlah kelompok masyarakat sipil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER