TANJUNGBALAI TOPINFORMASI.COM
Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri kegiatan tabligh akbar dan bhakti sosial yang diselenggarakan oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (PK IMM FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Kelurahan Bunga Tanjung, Senin (22/6/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fadly Abdina menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang digagas oleh PK IMM FKIP UMSU sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat.
Menurutnya, tema yang diusung dalam kegiatan tersebut, yakni “Optimalisasi Peran Kader PK IMM FKIP UMSU dalam Mewujudkan Pengabdian yang Religius, Intelektual dan Humanitas”, sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat yang diwujudkan para mahasiswa selama menjalankan program sosial di Kota Tanjungbalai.
“Hari ini saya hadir langsung dalam acara penutupan kegiatan adik-adik mahasiswa. Terima kasih atas kepedulian dan perhatian dari adik-adik mahasiswa sekalian yang telah menjadikan Kota Tanjungbalai sebagai lokasi pelaksanaan bhakti sosial dan malam tabligh akbar,” ujar Wakil Wali Kota.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di Kota Tanjungbalai pada masa mendatang. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan edukasi di tengah masyarakat, termasuk dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan masa depan melalui berbagai program pengabdian.
Pemerintah Kota Tanjungbalai, lanjutnya, menyambut baik seluruh rangkaian kegiatan bakti sosial dan tabligh akbar yang telah dilaksanakan oleh PK IMM FKIP UMSU. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu masyarakat.
Acara tabligh akbar dan bhakti sosial tersebut menjadi penutup rangkaian pengabdian masyarakat yang dilaksanakan kader PK IMM FKIP UMSU di Kelurahan Bunga Tanjung, sekaligus mempererat hubungan antara kalangan akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.



