Tiga Hari Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Catat 2.715 Penindakan dan Teguran

MEDAN, TopInformasi.com – Polda Sumatera Utara mencatat 2.715 kegiatan penindakan dan teguran selama tiga hari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, sejak 26 hingga 28 Oktober 2026. Jumlah tersebut terus meningkat setiap harinya sebagai upaya mendorong kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Berdasarkan data rekapitulasi, pada hari pertama tercatat 675 kegiatan, hari kedua sebanyak 864 kegiatan, dan hari ketiga, Rabu (28/10/2026), mencapai 1.176 kegiatan.
Khusus pada hari ketiga, petugas melakukan 170 penindakan melalui tilang manual, 22 penindakan menggunakan ETLE mobile, serta memberikan 984 teguran kepada pengguna jalan. Sementara itu, penindakan melalui ETLE statis tercatat nihil.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan Operasi Patuh Toba 2026 bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus membangun budaya berkendara yang aman dan tertib.
“Penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan edukasi. Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Menurut Ferry, pendekatan edukatif menjadi bagian penting dalam operasi tersebut. Masyarakat diharapkan memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar untuk menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan bersama.
Adapun pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas meliputi melawan arus, tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta pengendara di bawah umur.
Petugas juga menyasar pelanggaran berupa berboncengan melebihi ketentuan, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan TNKB yang tidak sesuai ketentuan, serta kendaraan yang melanggar aturan dimensi dan muatan atau over dimension over loading (ODOL).
Selain penindakan, personel Polda Sumut turut melakukan sosialisasi, menyampaikan imbauan keselamatan, dan membagikan brosur kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman pengguna jalan mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.
Operasi Patuh Toba 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Polda Sumut mengimbau masyarakat melengkapi dokumen dan perlengkapan kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta memastikan kondisi fisik tetap prima.
Melalui operasi ini, Polda Sumut berharap kesadaran dan kedisiplinan masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar serta angka kecelakaan di wilayah Sumatera Utara dapat ditekan.
