DELI SERDANG – Sebanyak 74 atlet dari lima provinsi mengikuti Serutan Open Archery Championship yang digelar Komunitas Panahan Tradisional Serutan Percut Sei Tuan di Lapangan Tambak Rejo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (1/11/2026).
Kejuaraan panahan tradisional yang berada di bawah naungan Federasi Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Sumatera Utara (Sumut) ini diikuti peserta dari Jawa Barat, Aceh, Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kompetisi tersebut mempertandingkan nomor jarak 30 meter dan 50 meter. Kegiatan diprakarsai Komunitas Serutan yang diketuai Kang Ujang, bekerja sama dengan Ketua BKPRMI Kecamatan Percut Sei Tuan, Mhd. Arifin, selaku ketua panitia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini juga mendapat dukungan hadiah pembinaan yang difasilitasi anggota DPRD Deli Serdang, Misdianto.
Pembukaan kejuaraan dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Percut Sei Tuan M. Yogie Adlin, Kepala Desa Amplas Usman, tokoh masyarakat Edi Purwanto dan Wagimin, serta sejumlah undangan lainnya.
Sejak pukul 07.30 WIB, peserta mulai melakukan registrasi ulang sebelum pertandingan dimulai. Perlombaan berlangsung hingga sore hari dengan mengedepankan sportivitas dan semangat kebersamaan.
Sejumlah kepala desa se-Kecamatan Percut Sei Tuan, Bhabinkamtibmas, Komandan Brigade BKPRMI bersama anggota, serta masyarakat setempat turut menyaksikan pertandingan.
Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah masyarakat memanfaatkan keramaian dengan membuka usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dadakan di sekitar lokasi pertandingan.
Ketua panitia Mhd. Arifin mengatakan, kejuaraan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarpecinta panahan tradisional dari berbagai daerah.
“ Kegiatan ini merupakan wujud kecintaan panitia dan peserta terhadap salah satu kegiatan sunnah yang disukai Nabi Muhammad SAW. Selain memacu adrenalin dan semangat para atlet, kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi para atlet dari berbagai daerah,” ujar Arifin, yang juga menjabat Kepala Desa Sambirejo Timur.
Pertandingan berlangsung hingga sekitar pukul 17.45 WIB. Perlombaan dimulai dari jarak 30 meter, kemudian dilanjutkan ke jarak 50 meter dengan sistem gugur hingga babak final.
Hasilnya, Kang Roji dari Jawa Barat berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Abu Sani dari Padang, Sumatera Barat, sedangkan juara ketiga ditempati Muslim dari Medan, Sumatera Utara.
Selain tiga juara utama, panitia juga memberikan hadiah kepada enam atlet lainnya sehingga total sembilan peserta mendapat apresiasi atas prestasi dan perjuangan mereka.
Arifin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Dia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
Dengan berakhirnya Serutan Open Archery Championship, panitia berharap kejuaraan ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet, memperkenalkan olahraga panahan tradisional kepada masyarakat, serta memperkuat persaudaraan antarpecinta panahan dari berbagai daerah.
















Komentar