MEDAN – SSB Cadika keluar sebagai juara Festival Sepak Bola U-13 Piala Sejati Pratama 2026. Kepastian itu diraih setelah Cadika menundukkan SSB Mandiri dengan skor 2-0 pada partai final di Lapangan Sejati Pratama, Jalan AH Nasution, Medan Johor, Minggu (1/11/2026).
Festival yang digelar dalam rangka menyambut Hari Pahlawan tersebut diikuti enam sekolah sepak bola (SSB) dengan kelompok usia kelahiran 2013–2014.
Enam peserta itu yakni SSB Sejati Pratama sebagai tuan rumah, SSB New Soccer Pratama (NSP), SSB Cadika, SSB Bintang Kejora, SSB Mandiri, dan SSB Medan Utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pertandingan awal, persaingan berlangsung kompetitif. Tuan rumah SSB Sejati Pratama bermain imbang 0-0 melawan SSB NSP. Sementara SSB Cadika berhasil mengalahkan SSB Bintang Kejora, sedangkan SSB NSP menang telak 4-0 atas SSB Medan Utama.
Persaingan kemudian mengerucut ke babak semifinal yang mempertemukan SSB Mandiri, SSB Cadika, SSB NSP, dan SSB Sejati Pratama.
Pada semifinal, SSB Mandiri berhasil mengamankan tiket final setelah mengalahkan SSB NSP melalui adu penalti dengan skor 3-0. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga waktu pertandingan berakhir.
Di semifinal lainnya, SSB Cadika sukses menyingkirkan SSB Sejati Pratama sekaligus memastikan tempat di partai puncak.
Pada laga final, SSB Cadika tampil lebih efektif dan akhirnya memastikan kemenangan 2-0 atas SSB Mandiri. Hasil tersebut mengantarkan Cadika meraih gelar juara pertama, disusul SSB Mandiri sebagai juara kedua.
Sementara itu, SSB Sejati Pratama menempati peringkat ketiga dan SSB NSP berada di posisi keempat berdasarkan keterangan panitia.
Jhonson: Kekompakan Jadi Kunci Tim yang Kuat
Perwakilan SSB Cadika, Jhonson, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi hasil dari komitmen pembinaan pemain muda yang selama ini dijalankan.
Menurutnya, pembinaan di SSB Cadika tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan individu, tetapi juga kekompakan dan kerja sama antarpemain.
“Sejak SSB Cadika didirikan, kami bertekad membina generasi muda agar bisa menjadi pemain sepak bola yang berprestasi. Di SSB yang saya nahkodai ini, kami mengutamakan latihan kekompakan dan membangun tim yang kuat. Sebab, kekompakan akan melahirkan tim yang kuat,” ujar Jhonson.
Ia menambahkan, festival tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengevaluasi hasil latihan.
“Pertandingan ini menjadi pengalaman dan pembelajaran bagi anak-anak kita. Nantinya, hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen berikutnya,” tambahnya.
Festival Sepak Bola U-13 Piala Sejati Pratama 2026 diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan bakat pesepak bola usia dini di Kota Medan.
Selain mempererat silaturahmi antarsekolah sepak bola, kompetisi ini juga menjadi sarana menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat pantang menyerah kepada generasi muda dalam menyambut Hari Pahlawan.
















Komentar