Diduga Dapat “Restu” Kapolsek dan Kanit Reskrim, Judi Togel Merek AK, STM, dan NN Menggila di Patumbak

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

MEDAN ,TOPINFORMASI.COM 

Dugaan praktik perjudian togel yang bebas beroperasi di wilayah Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah bandar togel dengan merek dagang AK, STM, dan NN disebut-sebut menjalankan aktivitasnya secara terang-terangan tanpa tersentuh aparat penegak hukum.

Warga menduga, bebasnya aktivitas perjudian tersebut tidak terlepas dari adanya perlindungan dari oknum aparat di lingkungan Polsek Patumbak. Dugaan itu mengarah kepada pejabat utama di jajaran kepolisian setempat, yakni Kapolsek dan Kanit Reskrim, yang disebut-sebut memberikan “restu” sehingga bisnis haram tersebut berjalan mulus tanpa hambatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber terpercaya dan pengakuan masyarakat menyebutkan, praktik perjudian togel itu telah berlangsung cukup lama dan tersebar di berbagai titik di wilayah Patumbak.

“Sudah berbulan-bulan kami lihat. Mereka buka terang-terangan, ada yang di warung, pinggir jalan, bahkan rumah-rumah tertentu. Dilaporkan pun tidak pernah ditindak. Kalau tidak ada backing, mana mungkin mereka berani seperti itu,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (4/6/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas penulisan nomor togel dan transaksi uang berlangsung hampir setiap hari, mulai pagi hingga malam. Nama AK, STM, dan NN dikenal luas sebagai jaringan togel besar dengan wilayah operasi yang cukup luas.

Bahkan, para pengelola disebut berani mencetak dan menyebarkan brosur maupun kertas undian secara bebas kepada masyarakat.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, dugaan adanya aliran dana koordinasi kepada oknum tertentu menjadi penyebab sulitnya praktik perjudian tersebut disentuh hukum. Informasi razia disebut kerap bocor sebelum pelaksanaan, sehingga lokasi perjudian selalu kosong saat aparat turun ke lapangan.

Kondisi itu memicu kekecewaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Warga menilai praktik perjudian yang dibiarkan bebas dapat merusak lingkungan sosial dan memicu tindak kriminal lainnya.

“Kami masyarakat kecil diminta taat hukum, tapi yang melanggar malah diduga dilindungi. Kalau begini terus, kepercayaan masyarakat kepada polisi bisa hilang,” kata Andi, warga lainnya.

Menanggapi isu tersebut, Kapolres Deli Serdang Kombes Pol Hendra Lesmana melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan keterlibatan oknum aparat dalam praktik perjudian togel di Patumbak.

“Kami tidak akan mentolerir jika ada anggota yang terbukti terlibat ataupun membekingi praktik perjudian. Semua laporan akan ditindaklanjuti dan diperiksa secara menyeluruh. Jika terbukti, akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan hukum dan kode etik,” tegasnya, Kamis (4/6/2026).

Masyarakat berharap aparat penegak hukum benar-benar serius menindak praktik perjudian tersebut, termasuk mengusut dugaan keterlibatan oknum yang menjadi pelindung para bandar.

Warga meminta kasus ini tidak berhenti pada sebatas janji atau pernyataan semata, melainkan dibuktikan dengan tindakan nyata demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

(Red)

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Keluarga Temukan Kejanggalan Kematian Pelajar di Langkat, Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus
Ahli Pidana Soroti Penanganan Kasus ATM BCA, Pihak yang Mengaku Korban Justru Jadi Tersangka
Pimpin Apel Gabungan Pemko Tanjungbalai, Fadly Abdina Tekankan Disiplin ASN hingga Percepatan Realisasi APBD
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser

Selasa, 3 November 2026 - 19:10 WIB

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami

Selasa, 3 November 2026 - 14:34 WIB

Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas

Selasa, 3 November 2026 - 13:41 WIB

Keluarga Temukan Kejanggalan Kematian Pelajar di Langkat, Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus

Berita Terbaru

Berita Utama

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10 WIB