Lingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Pastikan Solar Subsidi Tepat Sasaran, Satpolairud Polres Tanjung Balai Perketat Pengawasan SPBN

11
×

Pastikan Solar Subsidi Tepat Sasaran, Satpolairud Polres Tanjung Balai Perketat Pengawasan SPBN

Sebarkan artikel ini

Pastikan Solar Subsidi Tepat Sasaran, Satpolairud Polres Tanjung Balai Perketat Pengawasan SPBN

TANJUNG BALAI ,TOPINFORMASI.COM  Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tanjung Balai memperketat pengawasan terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar bagi masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah Tanjung Balai, Jumat (10/4/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan solar subsidi benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi nelayan kecil yang berhak menerima, sekaligus mencegah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud, M. Tanjung, menyampaikan bahwa pihaknya turun langsung melakukan pengecekan di salah satu titik vital distribusi, yakni SPBB Teluk Nibung.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari ketersediaan stok BBM, standar keselamatan kerja, hingga ketepatan takaran mesin pompa melalui proses kalibrasi.

“Kami melakukan pengecekan menyeluruh. Bukan hanya soal stok, tapi juga aspek keselamatan seperti ketersediaan alat pemadam api dan kelayakan selang pompa. Kami ingin memastikan pelayanan kepada nelayan sesuai prosedur,” ujar AKP M. Tanjung.

Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kalangan nelayan terpantau kondusif. Hingga saat ini, belum ditemukan adanya kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan untuk solar bersubsidi.

Kasat Polairud menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal distribusi BBM subsidi agar tidak disalahgunakan. Selain itu, pihak kepolisian juga menampung aspirasi para pelaku usaha perikanan terkait tingginya harga BBM industri.

“Fokus kami adalah memastikan distribusi ini tepat sasaran. Kami juga menerima masukan dari pelaku usaha perikanan untuk diteruskan ke instansi terkait,” tambahnya.

Pengawasan intensif ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan energi bagi nelayan serta mendukung kelangsungan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Tanjung Balai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *