Tragis! Sampan Nelayan Disambar Petir di Perairan Sergai, Dua Tewas dan Satu Kritis

- Penulis

Kamis, 5 November 2026 - 18:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

SERGAI – Peristiwa tragis menimpa lima nelayan asal Kampung Buantan, Desa Pekan, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Sampan yang mereka tumpangi disambar petir saat melaut di tengah hujan deras disertai angin kencang, Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, dua nelayan meninggal dunia, satu orang dalam kondisi kritis, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Kedua korban meninggal dunia masing-masing Khamsani (24), yang bertindak sebagai tekong atau nakhoda sampan, dan Ahmad Tahir (35), warga Dusun I Keramat Asam, Desa Pekan, Kecamatan Tanjung Beringin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara korban kritis diketahui bernama Abdul Rahim (21), warga Dusun IV Kampung Buantan. Hingga berita ini ditulis, korban masih menjalani perawatan medis dalam kondisi belum sadarkan diri.

BACA JUGA  Kajari Medan Tegaskan Tak ‘Alergi’ Kritik, Karier Diakui Berkat Dukungan Awak Media

Adapun dua nelayan yang selamat yakni Jong Kawadi (48) dan Dila (40), keduanya merupakan warga Dusun IV Kampung Buantan.

Jong Kawadi, didampingi Dila, menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika mereka sedang bertambat sambil menebar jaring di perairan sekitar sembilan mil dari bibir pantai, tepatnya di kawasan yang dikenal nelayan dengan sebutan Tuasan Tamban.

Saat kejadian, hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan perairan tersebut. Mereka tetap berada di atas sampan untuk beristirahat.

“Tiba-tiba terdengar dentuman petir sangat keras yang menghantam bagian belakang sampan, tepat di lokasi rekan-rekan kami sedang beristirahat,” ungkap Jong Kawadi dengan nada sedih.

Terkejut mendengar suara sambaran petir, Jong Kawadi kemudian bergerak ke bagian belakang sampan, tepatnya di sekitar kemudi, untuk membangunkan rekan-rekannya.

BACA JUGA  Polsek Patumbak Gerebek Warung Pak Kulit yang Diduga Jadi Lapak Judi, Hasilnya Nihil

Namun, betapa terkejutnya ia saat mendapati tiga rekannya sudah tergeletak dan tidak bergerak.

Bersama Dila, ia berusaha membangunkan ketiga korban. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Dalam kondisi panik dan ketakutan, Jong Kawadi akhirnya memutuskan memotong jaring yang masih berada di laut. Bersama Dila, ia kemudian mengarahkan sampan menuju sampan nelayan lain yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Setibanya di sampan tersebut, keduanya menanyakan arah untuk kembali ke daratan melalui pintu Kuala. Setelah mendapat petunjuk, mereka langsung mengarahkan sampan menuju kampung halaman untuk meminta pertolongan.

Peristiwa ini menjadi duka bagi masyarakat nelayan di Kampung Buantan. Cuaca buruk saat melaut kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya sambaran petir di tengah laut.

BACA JUGA  Razia Gabungan Skala Besar di Rutan I Medan, 4 Ponsel Disita, Tes Urine 500 WBP Negatif

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Baznas Ultra Microfinance, Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat
Kapolda Sumut Tekankan Profesionalisme dan Integritas Reserse, Penegakan Hukum Harus Berkeadilan
Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita
Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp376 Juta Untuk Rumah Ibadah Dan Panti Asuhan
Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta
Cegah Tawuran dan Knalpot Blong, Sat Samapta Polres Tanjung Balai Sambangi SMPN 1
Bapeda Medan Gelar Pojok PBB Goes to Kecamatan, Warga Bisa Bayar Pajak Tanpa Denda
Lapas Kelas I Medan Bekali 15 Warga Binaan Kemampuan Baca Tulis, Keluarga Turut Beri Dukungan
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:06 WIB

Tragis! Sampan Nelayan Disambar Petir di Perairan Sergai, Dua Tewas dan Satu Kritis

Kamis, 5 November 2026 - 16:32 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Baznas Ultra Microfinance, Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat

Kamis, 5 November 2026 - 16:19 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Profesionalisme dan Integritas Reserse, Penegakan Hukum Harus Berkeadilan

Kamis, 5 November 2026 - 15:08 WIB

Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita

Rabu, 4 November 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp376 Juta Untuk Rumah Ibadah Dan Panti Asuhan

Berita Terbaru