MEDAN – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Paguyuban Jawa Keturunan Nusantara Bersatu (Pujaketarub), keluarga besar Pujaketarub menggelar kegiatan Safari Sedekah Jumat dengan menyasar masyarakat kurang mampu di kawasan bantaran rel Jalan Ampera, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan sosial tersebut merupakan inisiatif Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pujaketarub, Hermawan, SH, MH, bersama istri, Nina Hermawan, SE. Safari Sedekah Jumat ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap Jumat hingga puncak perayaan Milad ke-3 Pujaketarub pada 22 November 2026 mendatang.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar keluarga besar Pujaketarub dalam memohon keberkahan dan kelancaran visi organisasi yang terus mengembangkan jaringan hingga ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyaluran sedekah dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPN Pujaketarub Hermawan, didampingi istrinya Nina Hermawan serta Koordinator Pujaketarub wilayah masyarakat bantaran rel, Adi, yang juga dipersiapkan untuk menjadi Ketua Sayap Pujaketarub DPD Kota Medan khusus wilayah pinggiran rel.
Dalam keterangannya, Hermawan mengatakan Safari Sedekah Jumat merupakan agenda khusus dalam rangka menyambut Milad ke-3 Pujaketarub. Meski demikian, kegiatan Jumat Barokah sebenarnya telah menjadi agenda rutin keluarga besar Pujaketarub.
“Melalui Safari Sedekah Jumat ini, kami ingin memperluas jangkauan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Hari ini kami melaksanakannya di kawasan bantaran rel Kota Medan. Dua Jumat mendatang, kegiatan serupa akan kami lanjutkan di sejumlah wilayah lainnya,” ujar Hermawan.
Ia berharap gerakan sosial tersebut dapat menginspirasi organisasi kemasyarakatan maupun Pemerintah Kota Medan untuk bersama-sama membudayakan sedekah dan kepedulian terhadap sesama.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menggerakkan sedekah Jumat agar daerah kita semakin berkah dan menjadi lebih baik. Membantu masyarakat yang membutuhkan harus menjadi kebiasaan, khususnya bagi saudara-saudara kita di Sumatera Utara,” katanya.
Hermawan juga menyampaikan bahwa gerakan Safari Sedekah Jumat tersebut dipersembahkan untuk mengenang almarhum ayahnya yang telah mewariskan pesan agar sebuah paguyuban tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga harus peduli terhadap sesama dan bermanfaat bagi orang lain.
“Semoga keberkahan senantiasa menyertai keluarga besar Pujaketarub dalam menjalankan visi dan misi organisasi,” tuturnya.
Sementara itu, Adi, tokoh masyarakat kawasan bantaran rel, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian keluarga besar Pujaketarub terhadap warga setempat.
Ia mengaku siap bergabung dan mendukung kegiatan Pujaketarub karena menilai keberadaan organisasi tersebut membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu di kawasan pinggiran rel.
Menurut Adi, kawasan tersebut dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku, seperti Jawa, Batak, Padang dan lainnya. Keberagaman itu telah membentuk kehidupan sosial yang harmonis melalui hubungan kekeluargaan dan perkawinan antarsuku.
“Kepedulian Pujaketarub ini sangat menginspirasi dan benar-benar bermanfaat bagi banyak orang, khususnya kaum dhuafa yang tinggal di bantaran rel. Kami mengapresiasi kegiatan ini dan siap mendukung Pujaketarub,” ungkap Adi.
Melalui rangkaian Safari Sedekah Jumat tersebut, Pujaketarub berharap peringatan Milad ke-3 tidak sekadar menjadi momentum perayaan organisasi, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada masyarakat luas.
















Komentar