Arungi Sungai Deli, FAJI Medan Cetak Atlet dan Gaungkan Gerakan Selamatkan Lingkungan

- Penulis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

MEDAN – Arus Sungai Deli berubah menjadi arena pertarungan sengit puluhan atlet arung jeram dalam Medan Rafting Championship (MRC) 2026 Series I yang digelar Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Medan.

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 28-29 Agustus 2026, di kawasan Taman Maharani Aloha, Medan, Sumatera Utara, itu diikuti sebanyak 20 tim dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Sejumlah nomor bergengsi dipertandingkan, mulai dari Sprint hingga Head to Head. Persaingan di lintasan Sungai Deli berlangsung ketat, dengan setiap tim berupaya menunjukkan kecepatan, kekompakan, dan ketangguhan dalam menaklukkan arus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, MRC 2026 Series I tidak sekadar menjadi ajang adu cepat di atas perahu.

FAJI Kota Medan membawa pesan yang lebih besar melalui kejuaraan tersebut, yakni menggabungkan olahraga, kepedulian terhadap lingkungan, serta edukasi keselamatan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan aksi bersih Sungai Deli dan penanaman pohon bersama komunitas peduli lingkungan. FAJI Kota Medan juga memberikan pelatihan Water Rescue kepada warga di sekitar aliran sungai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi darurat di perairan.

Ketua Umum FAJI Kota Medan, Muhammad Fadli, memberikan apresiasi kepada seluruh klub yang telah tampil dalam kejuaraan tersebut.

“Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada para klub yang tampil luar biasa dengan daya juang pantang menyerah di lintasan Sungai Deli. Seluruh peserta telah membuktikan kualitas, ketangguhan, dan kecintaan mereka pada olahraga arung jeram ini,” kata Muhammad Fadli, Minggu (30/8/2026).

BACA JUGA  Selama 300 Hari Kerja, Polrestabes Medan Ungkap Ratusan Kasus Kejahatan Jalanan

Menurut Fadli, Medan Rafting Championship tidak hanya bertujuan mencari siapa yang tercepat menaklukkan lintasan.

Lebih dari itu, MRC diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membangun kembali kepedulian masyarakat terhadap kondisi dan kelestarian sungai di Kota Medan.

“Medan Rafting Championship 2026 bukan sekadar tentang siapa yang tercepat menaklukkan arus Sungai Deli, melainkan sebuah gerakan bersama untuk mengembalikan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sungai di Kota Medan,” ujarnya.

Fadli menilai Sungai Deli memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu kawasan wisata olahraga atau sport tourism di Kota Medan.

Pengembangan olahraga arung jeram, menurutnya, tidak hanya berpotensi melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

FAJI Kota Medan pun telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengembangkan olahraga arung jeram secara berkelanjutan.

Salah satunya dengan menjadikan Medan Rafting Championship sebagai agenda rutin yang digelar secara berkesinambungan dan diharapkan masuk dalam kalender tahunan.

Kejuaraan tersebut nantinya diharapkan menjadi wadah untuk menjaring sekaligus membina atlet-atlet potensial asal Kota Medan.

Selain melalui kompetisi, pembinaan juga akan diperkuat melalui klub-klub lokal dan kalangan mahasiswa agar mampu melahirkan atlet dengan kemampuan serta mental bertanding yang siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

BACA JUGA  Dilaporkan Warga, 2 Pengedar Sabu-Ganja di Medan Tuntungan Diciduk Hitungan Jam

FAJI Kota Medan juga mendorong kolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan, KONI Kota Medan, dan komunitas lingkungan untuk mengembangkan potensi sport tourism.

Harapannya, Sungai Deli ke depan dapat menjadi destinasi wisata olahraga air yang bersih, aman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Pemko Medan Buka Dukungan

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, Tengku Chairuniza, menyatakan Pemko Medan mendukung pengembangan olahraga arung jeram.

Pemko Medan, kata dia, terbuka untuk berdiskusi dengan FAJI Kota Medan terkait pengembangan lokasi latihan, termasuk kemungkinan pemanfaatan kawasan Taman Cadika.

Dukungan tersebut juga mencakup pembahasan kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pembinaan atlet, termasuk peralatan olahraga arung jeram.

“Wali Kota sangat mendukung segala bentuk kegiatan olahraga arung jeram di Kota Medan dan sangat terbuka untuk berdiskusi mengenai lokasi pelatihan olahraga arung jeram di Taman Cadika, serta sarana atau peralatan yang dibutuhkan FAJI Kota Medan, seperti perahu, untuk mendukung pembinaan atlet-atlet arung jeram di Kota Medan,” ujar pria yang akrab disapa Yudi itu.

Dukungan serupa juga datang dari Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal.

“KONI Medan akan mendukung penuh segala bentuk kegiatan FAJI Kota Medan dalam pembinaan atlet-atlet arung jeram di Kota Medan,” katanya.

BACA JUGA  Aksi Pencurian Sepeda Motor Di Masjid Jami' Alridho Lima Puluh Kembali Terjadi, Wajah Pelaku Terekam CCTV

Aswindy mengapresiasi konsep MRC 2026 yang tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menggabungkan aksi bersih sungai, penanaman pohon, dan pelatihan water rescue.

Menurutnya, konsep tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan dan peningkatan kemampuan masyarakat menghadapi situasi darurat di kawasan sungai.

Persaingan Ketat, Para Juara Muncul

Pada MRC 2026 Series I, persaingan antartim berlangsung sengit hingga akhirnya melahirkan sejumlah juara.

Untuk kategori putra, Conqueres berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati JSI Johor, sementara River Kids mengamankan peringkat ketiga.

Pada kategori putri, JSI Johor tampil sebagai juara pertama. Wanaarka Unusu berada di posisi kedua, sedangkan Kompas USU menempati peringkat ketiga.

FAJI Kota Medan juga telah menyiapkan kelanjutan Medan Rafting Championship hingga 2027.

MRC 2026 Series II dijadwalkan berlangsung pada 20-21 November 2026 di Belawan River, Medan Sunggal.

Selanjutnya, Series III akan digelar pada 19-20 Februari 2027 di Denai River, Medan Denai.

Dengan rangkaian kompetisi tersebut, FAJI Kota Medan berharap arung jeram tidak hanya semakin berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga sungai dan lingkungan Kota Medan.

 

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Keluarga Temukan Kejanggalan Kematian Pelajar di Langkat, Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:56 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 21:41 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser

Selasa, 3 November 2026 - 19:10 WIB

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami

Berita Terbaru

Berita Utama

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10 WIB