Lingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Kalapas Tanjung Balai Asahan Beri Penguatan Tupoksi ke Kepala Kamar, Tekankan Zero Halinar

8
×

Kalapas Tanjung Balai Asahan Beri Penguatan Tupoksi ke Kepala Kamar, Tekankan Zero Halinar

Sebarkan artikel ini

TANJUNGBALAI, TOPINFORMASI.COM  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung Balai Asahan menggelar kegiatan penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepada para kepala kamar, Sabtu (02/05/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna mewujudkan lingkungan lapas yang aman, tertib, bersih, dan kondusif.

Arahan disampaikan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tanjung Balai Asahan, Refin Tua Simanullang. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi oleh Kasi Binadik dan Giatja sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Dodi Noris Sinulingga, serta Kasubsi Pelaporan yang juga menjabat sebagai Plh Ka. KPLP, David.

Dalam sambutannya, Kalapas Refin menegaskan bahwa kepala kamar memiliki peran vital dalam menjaga ketertiban, kebersihan, serta keamanan di dalam blok hunian. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga nama baik lapas, terutama dengan memastikan tidak adanya peredaran barang terlarang.

“Pastikan tidak ada handphone dan narkoba di dalam lapas. Ini komitmen kita bersama menuju Zero Halinar,” tegasnya.

Selain itu, kepala kamar juga diharapkan dapat membantu petugas dalam menyosialisasikan berbagai regulasi kepada seluruh WBP. Mereka diminta untuk proaktif melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan blok hunian.

Kalapas juga mengimbau kepada seluruh WBP agar tidak ragu untuk berkomunikasi langsung dengan petugas, khususnya terkait kendala administrasi maupun registrasi, guna memperoleh informasi yang akurat dan jelas.

Kegiatan ini turut diisi dengan sesi tanya jawab yang membahas berbagai upaya peningkatan kenyamanan di dalam blok hunian. Melalui penguatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik antara petugas dan WBP, serta meningkatnya kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lapas, sekaligus memperkuat implementasi program Zero Halinar di Lapas Tanjung Balai Asahan.

(Solihin)

Penulis: Solihin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *