MEDAN, TOPINFORMASI.COM – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Sonny Irawan mengajak Nahdlatul Ulama (NU) dan seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus merawat kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman.
Ajakan tersebut disampaikan Sonny saat bersilaturahmi dengan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumut, Dr. K.H. Marahalim Harahap, M.Hum., bersama jajaran pengurus di Kantor PWNU Sumut, Jalan Sei Batang Hari Nomor 92, Medan, Rabu (14/10/2026).
“Menjaga Sumatera Utara tidak bisa menjadi tanggung jawab satu institusi saja. Semua elemen masyarakat harus saling mendukung dan bersinergi untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Sonny.
Menurut Kapolda, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Sumut membangun komunikasi dan mempererat hubungan dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, guna mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban.
Sonny juga menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya sebagai Kapolda Sumut sejak 1 Oktober 2026. Ia berharap dukungan para ulama dan tokoh agama dapat menjadi penguat dalam menjalankan tugas kepolisian serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kedatangan kami merupakan bentuk kepedulian, kecintaan, dan keseriusan untuk membangun hubungan yang baik dengan Nahdlatul Ulama, khususnya dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,” katanya.
Ia menilai, Sumatera Utara memiliki keberagaman yang harus dijaga bersama. Karena itu, kolaborasi antara kepolisian, ulama, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat persatuan serta mencegah munculnya persoalan sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
Kapolda juga meminta doa, dukungan, dan nasihat dari para ulama agar seluruh jajaran Polda Sumut dapat menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami memohon dukungan dan doa dari para ulama dalam menjalankan tugas. Semoga amanah ini dapat kami laksanakan dengan baik dan menjadi ladang ibadah bagi seluruh personel Polri,” ujarnya.
Sonny turut menekankan pentingnya nilai pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, tugas polisi dan peran ulama memiliki semangat yang sejalan dalam mengajak masyarakat berbuat baik serta mencegah kemungkaran, meskipun dijalankan melalui peran dan cara yang berbeda.
“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Kapolri, tugas polisi dan ulama memiliki semangat yang sama, yakni amar makruf nahi mungkar, meskipun dengan peran dan cara yang berbeda,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai persoalan di tengah masyarakat perlu diselesaikan melalui komunikasi, kebersamaan, dan pendekatan yang mengedepankan kepentingan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut juga menyampaikan nomor hotline 0811-6161-5527 sebagai saluran komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun pengaduan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia berharap keterbukaan akses komunikasi tersebut dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sehingga informasi mengenai gangguan kamtibmas dapat segera diterima dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Sementara itu, Ketua PWNU Sumut Dr. K.H. Marahalim Harahap bersama jajaran pengurus menyambut silaturahmi tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara organisasi keagamaan dan kepolisian.
Pertemuan ini diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan Polda Sumut dan PWNU Sumut, sekaligus memperkuat peran bersama dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan stabilitas keamanan di Sumatera Utara.


