Medan – Proyek rehabilitasi Puskesmas Helvetia, Medan, disorot karena di lokasi tidak terlihat papan informasi proyek. Selain itu, sejumlah pekerja disebut tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja secara lengkap.
Pantauan di lokasi pada Senin (21/9/2026), pekerjaan masih dalam tahap pembongkaran bangunan. Awak media tidak menemukan mandor maupun pengawas proyek di lokasi.
Seorang pekerja yang mengaku sebagai tukang juga mengaku tidak mengetahui nama proyek maupun keberadaan mandor.
Warga sekitar mempertanyakan tidak adanya papan informasi yang seharusnya memuat keterangan terkait proyek, seperti nilai pekerjaan, sumber anggaran, kontraktor pelaksana dan jangka waktu pengerjaan.
“Seharusnya papan informasi dipasang agar masyarakat mengetahui ini proyek apa, berapa nilainya dan kapan selesai,” kata seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.
Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan terkait transparansi pelaksanaan proyek. Namun, belum dapat disimpulkan adanya pelanggaran tanpa adanya pemeriksaan dan penjelasan resmi dari pihak terkait.
Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, John Ester Lase, telah dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Kamis (24/9). Hingga berita ini diterbitkan, belum memberikan tanggapan.
Status pengadaan, nilai kontrak, kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas proyek tersebut juga masih menunggu penjelasan resmi dari pihak Dinas Perkimcikataru Kota Medan.


