Ratusan Mahasiswa GMNI Bakar Ban di Depan Kodim 0201/Medan, Tuntut TNI Kembali ke Barak

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

MEDAN,TOPINFORMASI.COM

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kodim 0201/Medan, Jalan Pengadilan, Kota Medan, Rabu (17/6/2026) sore. Dalam aksi tersebut, massa sempat membakar ban sebagai bentuk protes terhadap keterlibatan TNI di berbagai sektor sipil.

Aksi yang berlangsung di depan kantor Kodim itu diwarnai dengan orasi dan penyampaian sejumlah tuntutan. Mahasiswa menilai peran militer saat ini semakin masif dalam berbagai program dan kebijakan sipil sehingga meminta TNI kembali fokus pada tugas pokok pertahanan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPC GMNI Medan, Damses Sianturi, mengatakan salah satu tuntutan utama mereka adalah menolak keterlibatan militer dalam berbagai proyek dan program pemerintah yang dinilai berada di ranah sipil.
“Sejauh yang kita tahu, keterlibatan militer hari ini dalam kebijakan proyek strategis nasional digunakan sebagai pengawas. Salah satunya dinilai berpotensi mengintimidasi masyarakat di sekitar proyek,” ujar Damses saat berorasi.
Selain itu, GMNI juga menyoroti keterlibatan TNI dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelolaan dan pengendalian Koperasi Merah Putih, serta program Sekolah Rakyat.

BACA JUGA  Satpolairud Polres Tanjung Balai Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi di SPBN

“Kita tidak tahu apa urgensinya militer diberikan ruang untuk mengendalikan dan mengelola program-program tersebut,” katanya.

Mahasiswa juga menolak rencana pembangunan batalion baru di setiap kabupaten/kota serta penambahan jumlah pasukan. Menurut mereka, langkah tersebut tidak memiliki urgensi strategis yang mendesak dan justru berpotensi membebani anggaran negara.

“Tidak ada urgensi strategis nasionalnya. Dan itu juga bagian dari pemborosan anggaran,” tegas Damses.

Menanggapi aksi tersebut, Komandan Kodim 0201/Medan, Letkol Delli Yudha Adi Nurcahyo, menyatakan pihaknya menghormati aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Namun, ia mengaku belum dapat memberikan tanggapan secara rinci terhadap seluruh poin tuntutan yang diajukan.

“Tadi ada 11 poin yang disampaikan. Kalau dijawab satu per satu tentu membutuhkan waktu yang lama. Nanti akan kami jadwalkan forum group discussion (FGD) bersama rekan-rekan mahasiswa di Medan agar bisa membahas dan menjawab seluruh tuntutan dengan data yang sama-sama dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya di hadapan peserta aksi.

BACA JUGA  Pemko Tanjungbalai Salurkan 20 Kursi Roda dan 90 Seragam Sekolah, Wujud Kepedulian bagi Disabilitas dan Pelajar

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Menjelang waktu Maghrib, massa mahasiswa membubarkan diri secara tertib dan kondisi lalu lintas di sekitar Jalan Pengadilan kembali normal serta dibuka untuk umum.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita
Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta
SERGAP!!Pernah Dipenjara 3 Tahun, Residivis Pencurian Ban Serap Mobil Mewah Ditangkap di Medan
Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:08 WIB

Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita

Rabu, 4 November 2026 - 19:38 WIB

Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 06:58 WIB

SERGAP!!Pernah Dipenjara 3 Tahun, Residivis Pencurian Ban Serap Mobil Mewah Ditangkap di Medan

Selasa, 3 November 2026 - 21:56 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 21:41 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret

Berita Terbaru