MEDAN ,TOPINFORMASI.COM- Sorotan publik terhadap dugaan aktivitas judi sabung ayam di kawasan Gang Bunga, Pasar 4 Marelan, Kota Medan, kian menguat. Meski telah ramai diberitakan oleh ratusan media online, penanganan kasus ini oleh Polres Pelabuhan Belawan dinilai belum menunjukkan langkah tegas.
Sejumlah laporan menyebutkan arena perjudian yang diduga dikelola oleh sosok berinisial “W” masih beroperasi. Kondisi ini memicu pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas penegakan hukum terhadap praktik perjudian di wilayah tersebut.
Sorotan Publik dan Minimnya Respons
Pemberitaan yang masif belum diikuti dengan keterangan resmi dari pihak kepolisian. Upaya konfirmasi kepada jajaran pimpinan Polres Pelabuhan Belawan, termasuk Kapolres AKBP Rosef Efendi, Wakapolres Kompol Dedy Dharma, serta Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, hingga kini belum memperoleh tanggapan.
Situasi ini menimbulkan persepsi negatif di masyarakat, termasuk dugaan adanya pembiaran maupun lemahnya penindakan terhadap aktivitas yang melanggar hukum.
Warga Sampaikan Keluhan
Sejumlah warga Marelan mengaku resah dengan keberadaan praktik judi sabung ayam yang disebut-sebut berlangsung secara terbuka. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil tindakan untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa aktivitas tersebut diduga beroperasi secara rutin. Ia berharap aparat segera turun tangan untuk memastikan kepastian hukum.
Indikasi Sistem Tertutup
Informasi yang beredar di lapangan juga menyebut adanya penerapan aturan ketat di lokasi, termasuk larangan dokumentasi oleh pengunjung. Hal ini dinilai menyulitkan pengawasan serta memperkuat dugaan adanya sistem yang terorganisir.
Desakan Evaluasi
Menanggapi kondisi tersebut, sejumlah pihak mendorong agar Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) turun tangan melakukan evaluasi dan penanganan lebih lanjut.
Selain itu, Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (Propam) juga diminta untuk memastikan tidak adanya pelanggaran prosedur atau pembiaran oleh oknum aparat.
Harapan Penegakan Hukum
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Warga berharap adanya langkah konkret, transparan, dan profesional dalam menangani dugaan praktik perjudian tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus di Marelan.












