TOPINFORMASI.COM. SUMUT – Panas terik maupun hujan tidak menyurutkan semangat Tim Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) dalam melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam kegiatan rutin yang digelar pada Jumat (13/3/2026), para relawan KSJ turun langsung ke jalan untuk membantu warga dhuafa yang mencari nafkah di sepanjang Jalan Lintas Sumatra.
Dalam kegiatan tersebut, tim KSJ menyasar para pekerja jalanan yang setiap hari berjuang mencari rezeki, seperti pengatur lalu lintas sukarela, tukang tambal ban, tukang becak, hingga penjahit sepatu yang ditemui langsung oleh relawan saat Safari Ramadhan berlangsung.
Salah seorang lansia yang bekerja sebagai tukang becak dayung, Wak Adi (67), tak kuasa menahan haru saat tim KSJ menghampirinya di Jalan Lintas Sumatra, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kepada awak media, Wak Adi mengaku sejak pagi menunggu penumpang namun belum mendapatkan hasil.
“Dari jam 10.00 WIB saya menunggu penumpang, tapi belum ada satu pun yang naik becak saya. Mungkin karena becak dayung sudah kalah dengan becak motor,” ujarnya dengan nada haru.
Ia mengatakan, jika sedang beruntung dirinya bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp35.000 per hari, yang menurutnya sudah cukup untuk membantu kebutuhan keluarga.
“Dulu sebelum banyak betor, saya bisa dapat sampai Rp70 ribu per hari. Sekarang karena sudah tua, paling hanya setengahnya saja,” tambahnya.
Kisah serupa juga disampaikan Rahmad Lubis (55), seorang tukang tambal ban yang setiap hari bekerja di pinggir jalan. Ia mengaku bersyukur dengan pekerjaan yang dijalaninya meski penghasilan tidak menentu.
“Kalau rezekinya bagus bisa dapat Rp70 sampai Rp80 ribu sehari. Tapi biasanya sekitar Rp50 ribu,” ujarnya.
Rahmad juga mengaku tidak pernah mematok harga saat menambal ban, terutama jika yang datang adalah pelajar.
“Kalau anak sekolah kadang cuma bayar Rp5.000. Bahkan sering juga tidak saya minta apa-apa, karena saya tahu mereka tidak punya banyak uang. Menurut saya rezeki sudah diatur Allah SWT, kita juga harus membantu sesama,” katanya.
Sementara itu, Pendiri KSJ H. Ikhwan Lubis, SH, MH, yang dikenal dengan sebutan Sang Pejuang Dhuafa, menegaskan bahwa KSJ akan terus bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan suci Ramadhan.
“KSJ akan bergerak di mana pun kami berada, bukan hanya dari pintu ke pintu. Semua sisi masyarakat yang membutuhkan akan kita bantu. Apalagi di bulan Ramadhan ini, bulan penuh berkah,” ujar Ikhwan Lubis.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Sedekah Jumat yang dilakukan KSJ diharapkan dapat memberikan harapan bagi masyarakat yang berjuang mencari nafkah setiap hari namun belum tentu mendapatkan penghasilan.
“Kami berharap apa yang kami lakukan ini dapat memberi harapan bagi mereka yang sejak pagi hingga sore mencari rezeki untuk keluarga. Semoga ini juga menjadi inspirasi bagi para pelaku sosial lainnya untuk melakukan hal yang sama,” tandasnya.
Kegiatan Safari Ramadhan KSJ ini pun menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat kecil yang setiap hari bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga mereka.










