Berita Utama & HeadlineLingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Fenomena Wisata Terkini: Rumah Bergaya Arsitektur Belanda Ramai Dikunjungi Masyarakat

44
×

Fenomena Wisata Terkini: Rumah Bergaya Arsitektur Belanda Ramai Dikunjungi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Fenomena Wisata Terkini: Rumah Bergaya Arsitektur Belanda Ramai Dikunjungi Masyarakat

SUMUT,TOPINFORMASI.COM  – Fenomena unik tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Sebuah kawasan perumahan bergaya arsitektur Belanda di Kabupaten Deli Serdang mendadak viral dan ramai dikunjungi masyarakat, baik domestik maupun luar daerah. Lokasi ini tepatnya berada di Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis, Minggu (5/4/2026).

Daya tarik utama kawasan ini terletak pada desain bangunan yang menyerupai suasana Eropa, khususnya arsitektur khas Amsterdam di Belanda dengan ornamen menara dan kincir angin yang ikonik. Perumahan tersebut diketahui merupakan kawasan Surya Mas Liandra City, yang mulai dibangun sejak tahun 2025 dan lokasinya tidak jauh dari Bandara Internasional Kualanamu.

Ramainya unggahan di media sosial membuat lokasi ini semakin dikenal luas. Setiap harinya, ratusan pengunjung berdatangan untuk sekadar berjalan-jalan, menikmati suasana, hingga berfoto ria. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengabadikan momen dengan latar bangunan unik tersebut.

Salah seorang pengunjung, Budi (36), warga Medan, mengaku sengaja datang bersama keluarga demi merasakan suasana berbeda.

“Walau harus menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam, kami rela datang ke sini seminggu sekali. Pemandangannya indah, udaranya sejuk, dan cocok untuk berfoto bersama keluarga. Rasanya seperti berada di luar negeri,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara itu, pihak pengelola melalui petugas keamanan, Ricky, menyampaikan bahwa jumlah pengunjung terus meningkat.

“Setiap hari lebih dari seratus orang datang ke sini. Kami membuka akses untuk umum mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.30 WIB. Pengunjung juga bisa menikmati fasilitas kafe yang tersedia serta berfoto di taman, dengan catatan tidak merusak atau memasuki area terlarang,” jelasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan fenomena wisata dadakan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran pengunjung dalam jumlah besar membuka peluang usaha baru serta meningkatkan daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi wisata alternatif di Sumatera Utara.

Dengan konsep unik dan suasana yang asri, Surya Mas Liandra City kini menjelma menjadi salah satu destinasi favorit baru, khususnya bagi pecinta fotografi dan pengguna media sosial yang ingin berburu spot estetik tanpa harus jauh-jauh ke luar negeri. (bm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *