ASAHAN,TOPINFORMASI.COM – Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dengan membidik predikat kabupaten percontohan anti korupsi yang dicanangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada organisasi masyarakat (ormas).
Kegiatan tersebut digelar di Aula Kesbangpol Asahan, Kamis (30/4/2026), dan diikuti oleh berbagai ormas serta lembaga swadaya masyarakat se-Kabupaten Asahan.
Acara dibuka oleh Asisten yang mewakili Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos., M.Si., yang berhalangan hadir karena agenda di Medan. Dalam sambutannya, Asisten menegaskan bahwa internalisasi nilai-nilai Pancasila sangat penting sebagai benteng moral dalam membangun budaya anti korupsi di semua lini, termasuk di lingkungan ormas.
“Korupsi bukan hanya soal finansial, tetapi juga mencakup penyalahgunaan wewenang, waktu, dan fasilitas. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar kita tanamkan dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, M. Azmy Ismail, AP., M.Si., yang turut hadir mewakili Bupati Asahan, bersama narasumber Ahmad Afandi, S.Sos., M.Si., menyampaikan pesan tegas kepada seluruh peserta agar berani menolak segala bentuk gratifikasi.
“Mari kita tolak gratifikasi, baik berupa pemberian materi maupun barang. Ini merupakan komitmen awal dalam membangun integritas,” tegas Azmy.
Sebelumnya, Plt Kepala Bakesbangpol Asahan Rahman Halim, AP., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan ormas dalam membangun budaya anti korupsi dari tingkat paling bawah.
“Penanaman nilai-nilai Pancasila harus dimulai dari lingkungan terdekat. Ormas memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah sekaligus garda terdepan dalam pengawasan sosial,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Asahan optimistis dapat meraih predikat sebagai kabupaten percontohan anti korupsi. Penanaman nilai Pancasila kepada ormas dinilai menjadi langkah krusial dalam menciptakan masyarakat yang berintegritas serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih dan transparan.












