SIMALUNGUN – Musibah angin puting beliung yang menerjang Huta II Nagori Kahean, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, membuat rumah seorang warga bernama Tomi Irawan mengalami kerusakan.
Namun, di tengah kesulitan tersebut, kepedulian dan semangat gotong royong langsung terlihat. Personel Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Batunanggar bersama personel Koramil 05 Serbalawan, perangkat desa dan masyarakat turun langsung memperbaiki rumah korban.
Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung pada Senin (31/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kapolsek Dolok Batunanggar, IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom, M.H, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga sedang menghadapi musibah.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, sekaligus bentuk sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah desa dan masyarakat dalam meringankan beban warga,” ujar IPTU Rido.
Sebelumnya, angin puting beliung melanda kawasan tersebut pada Minggu (30/8/2026) sekira pukul 17.00 WIB. Terjangan angin kencang mengakibatkan bagian rumah Tomi Irawan mengalami kerusakan.
Tak menunggu lama, personel Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Batunanggar Bripka Lian bersama Danramil 05 Serbalawan dan anggota Koramil turun ke lokasi.
Mereka bahu membahu bersama perangkat Nagori Kahean dan warga melakukan perbaikan rumah yang rusak.
“Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Batunanggar bersama Danramil 05 Serbalawan dan anggota Koramil, perangkat desa, serta masyarakat setempat bergotong royong memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung,” ungkap IPTU Rido.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perbaikan fisik rumah, melainkan juga menjadi bukti kuatnya solidaritas antara aparat keamanan, pemerintah desa dan masyarakat.
“Kegiatan gotong royong ini dilandasi semangat kebersamaan dan kepedulian sosial agar warga yang tertimpa musibah dapat segera kembali menempati rumahnya dengan layak,” katanya.
Di sela kegiatan, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan perangkat desa dan masyarakat. Warga diingatkan agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diminta untuk segera mengambil langkah antisipasi apabila terjadi angin kencang atau cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana.
Hingga laporan ini disampaikan, proses perbaikan rumah masih terus berlangsung. Personel gabungan bersama masyarakat terlihat melakukan pemasangan atap seng sebagai bagian dari perbaikan rumah yang terdampak.
IPTU Rido menegaskan, keterlibatan langsung personel Polri dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan.
“Ini adalah bentuk kehadiran Polri yang humanis, hadir langsung di tengah kesulitan masyarakat, bukan hanya secara simbolis, tetapi turut bekerja bersama warga di lapangan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kekompakan dan kepedulian seluruh elemen yang terlibat, baik TNI, Polri, pemerintah desa maupun masyarakat, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Polsek Dolok Batunanggar, lanjut IPTU Rido, berkomitmen terus membangun sinergitas dengan seluruh unsur masyarakat dan instansi terkait, termasuk dalam menghadapi situasi darurat maupun bencana alam.
“Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi, demi memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.


