KSJ Ingatkan Pentingnya Swasembada Pangan, Motivasi Petani Palawija di Hamparan Perak

- Penulis

Jumat, 6 November 2026 - 21:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

DELI SERDANG – Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Pusat mengajak para petani palawija untuk terus meningkatkan semangat bercocok tanam guna mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Republik Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan rutin Jumat Barokah KSJ yang kali ini menyasar para petani di Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KSJ untuk tidak hanya menyalurkan bantuan sembako kepada kaum dhuafa, tetapi juga menginspirasi masyarakat agar terus menumbuhkan kepedulian, semangat berbagi, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Pelaksana Sedekah Jumat, Boim, mengatakan bahwa para petani, khususnya yang berada di kawasan lumbung pangan, perlu mendapatkan perhatian dan motivasi agar tetap produktif dalam mengelola lahan pertanian.

BACA JUGA  PT Toba Surimi Gugat Bank Mandiri, Persoalkan Pencairan Rp124,4 Miliar Lewat 54 Cek

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika global yang berpotensi memengaruhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Para petani harus tetap semangat dan bersabar dalam menjalankan aktivitas pertanian. Kita memahami bahwa bercocok tanam bukan pekerjaan mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari biaya produksi hingga ketersediaan pupuk,” ujar Boim.

Ia juga menyoroti keluhan petani di Desa Hamparan Perak terkait sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi. Kondisi tersebut dinilai memberatkan petani karena harga pupuk nonsubsidi tidak sebanding dengan kemampuan modal maupun hasil panen yang diperoleh.

“Kehadiran kami di kawasan pertanian ini juga untuk menyampaikan aspirasi para petani kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Mereka membutuhkan perhatian dan dukungan, terutama terkait ketersediaan pupuk bersubsidi agar dapat kembali mengoptimalkan lahan pertanian,” jelasnya.

BACA JUGA  Maling Spion Mobil Berkeliaran di Percut Sei Tuan, Aksi Terekam CCTV

Salah seorang petani jagung dan sawi, Ewin (45), mengaku kesulitan melanjutkan penanaman jagung karena tidak sanggup membeli pupuk nonsubsidi yang harganya dinilai terlalu tinggi dibandingkan pendapatan dari hasil panen.

Akibatnya, tanaman jagung yang telah ditanam tidak terawat secara maksimal. Pertumbuhannya terhambat dan hasil buahnya pun tidak berkembang secara normal.

Keluhan serupa disampaikan Rodiah, petani sawi yang mengaku mengalami penurunan kualitas dan hasil panen akibat keterbatasan pupuk.

“Tanaman sawi yang kami panen sekarang hasilnya berkurang dan tidak sesegar dahulu karena kekurangan pupuk. Di Desa Hamparan Perak, kami sudah jarang mendapatkan pupuk bersubsidi. Untuk memenuhi kebutuhan tanaman, kami terpaksa membeli pupuk urea nonsubsidi,” ungkapnya.

BACA JUGA  HUT ke-81 RI, Pelindo Regional 1 Belawan Maknai Kemerdekaan Lewat Peran Pelabuhan

Rodiah berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi petani dan memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran sehingga masyarakat dapat kembali bercocok tanam dengan baik.

Melalui kegiatan tersebut, Pengurus KSJ Pusat berharap aspirasi para petani dapat didengar dan menjadi perhatian pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

KSJ juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung para petani. Sebab, keberhasilan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan nyata terhadap mereka yang bekerja langsung mengolah lahan dan menghasilkan pangan.

Petani kuat, pangan terjaga, Indonesia berdaulat.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMK Negeri 1 Tebing Tinggi Kunjungi INALUM, Ajak Siswa Mengenal Dunia Industri
Ayo Lihat!!!Proyek Paving Block di Medan Johor Disorot, Tanpa Papan Informasi dan Diduga Abaikan Keselamatan Kerja
Kapolsek Patumbak Duduk Bersama Jemaah Masjid Amaliyah, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Sambut Milad ke-3, Pujaketarub Gelar Safari Sedekah Jumat di Bantaran Rel Medan
Camat Medan Kota Luncurkan Response Center, Aduan Warga Dipantau Lewat Trello
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ikuti Penanaman Pohon Bersama ASWAKADA 2026 di Kalbar
Wali Kota Tanjungbalai Tetapkan Perkim Penanggung Jawab Beting Semelur, Targetkan Jadi Kampung Warna Warni
Operasi Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Tanjungbalai Sambangi Sopir Bus PT Rajawali
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:30 WIB

SMK Negeri 1 Tebing Tinggi Kunjungi INALUM, Ajak Siswa Mengenal Dunia Industri

Sabtu, 7 November 2026 - 15:41 WIB

Ayo Lihat!!!Proyek Paving Block di Medan Johor Disorot, Tanpa Papan Informasi dan Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

Jumat, 6 November 2026 - 21:51 WIB

Kapolsek Patumbak Duduk Bersama Jemaah Masjid Amaliyah, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Jumat, 6 November 2026 - 21:42 WIB

KSJ Ingatkan Pentingnya Swasembada Pangan, Motivasi Petani Palawija di Hamparan Perak

Jumat, 6 November 2026 - 15:29 WIB

Sambut Milad ke-3, Pujaketarub Gelar Safari Sedekah Jumat di Bantaran Rel Medan

Berita Terbaru