Berita Utama & HeadlineLingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Braak..! Mobil Pajero Sport Remuk Ditabrak Kereta Api di Simpang Takari Tebing Tinggi, Satu Orang Tewas

14
×

Braak..! Mobil Pajero Sport Remuk Ditabrak Kereta Api di Simpang Takari Tebing Tinggi, Satu Orang Tewas

Sebarkan artikel ini

Tebing Tinggi ,TOPINFORMASI.COM  Kecelakaan maut terjadi di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di Jalan Gunung Semeru, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport BK 1227 IT remuk usai ditabrak kereta api hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Haidin Sinaga (62), warga Desa Paya Lombang, Kabupaten Serdang Bedagai. Ia tewas setelah mobil yang dikendarainya dihantam kereta api Kutaba Kargo jurusan Medan–Tebing Tinggi saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu di kawasan Simpang Takari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu bermula ketika korban mengemudikan Mitsubishi Pajero Sport dari arah Desa Paya Lombang menuju Kota Tebing Tinggi. Saat tiba di perlintasan rel kereta api di Jalan Gunung Semeru, korban diduga melintas tanpa memperhatikan kereta api yang datang dari arah Medan.

Ketika kendaraan berada tepat di tengah rel, kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi langsung menghantam bagian samping kanan mobil. Akibat benturan keras tersebut, mobil terseret sekitar 50 meter dari titik tabrakan hingga mengalami kerusakan parah.

Korban ditemukan tewas di dalam kendaraan dengan luka berat di bagian kepala. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian sempat berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Salah seorang saksi mata, Tania, mengaku warga sempat berteriak memperingatkan korban ketika melihat kereta api mendekat ke lokasi perlintasan.

“Warga sempat teriak karena kereta api sudah dekat, tapi korban tetap jalan. Sehingga mobil langsung ditabrak,” ujarnya.

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Tebing Tinggi yang menerima informasi langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk penanganan lebih lanjut, sementara petugas juga mengamankan lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Usai menabrak kendaraan korban, kereta api dilaporkan sempat berhenti beberapa menit sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Kota Tebing Tinggi.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu, dengan memastikan kondisi aman sebelum menyeberang rel kereta api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *