Damkar Medan Terkendala Pasokan Air, Pendinginan Kebakaran Pabrik Mainan Masih Berlangsung

MEDAN,TOPINFORMASI.COM

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Medan masih terus berjibaku melakukan proses pendinginan pasca kebakaran hebat yang melanda pabrik mainan dan pengolahan plastik di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Minggu (21/6/2026).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengungkapkan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama minimnya fasilitas penanggulangan kebakaran di dalam area pabrik.

Menurutnya, perusahaan belum memiliki sistem pemadam kebakaran maupun cadangan air berupa tandon yang dapat membantu petugas dalam proses pemadaman. Akibatnya, petugas harus mengambil pasokan air dari Sungai Deli menggunakan pompa penyedot untuk memenuhi kebutuhan air di lokasi.

“Untuk perusahaan sendiri belum memiliki sistem pemadam termasuk tandon air yang bisa membantu kita. Sehingga kami mengalami kesulitan dan harus mengambil air dari Sungai Deli menggunakan pompa isap,” ujar Wandro.

Selain persoalan pasokan air, material plastik dan mainan yang tersimpan di dalam pabrik juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Meski kobaran api utama telah berhasil dipadamkan, bara api masih tersimpan di sejumlah titik dan kerap memicu nyala api kembali, terutama di bagian lantai dua bangunan.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kota Medan mengerahkan sekitar 12 unit armada pemadam. Upaya pemadaman juga mendapat bantuan masing-masing satu unit mobil pemadam dari Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai.

Wandro menyebut, berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, kebakaran diduga dipicu ledakan trafo yang berada di dalam area pabrik.

“Kami mendapat informasi bahwa trafo di dalam pabrik meledak dan mengakibatkan kebakaran besar yang menghanguskan bangunan pabrik,” katanya.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

BACA JUGA  Super Dewa Seorang Akuang: Kebun Sawit Disita, TBS Tetap Dipanen; Divonis 10 Tahun Tapi Tak Dipenjara

“Namun untuk pastinya kita tunggu hasil penyelidikan,” tuturnya.

Hingga Minggu sore, proses pendinginan masih terus berlangsung untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Wandro memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sejak Sabtu (20/6/2026) malam itu.

“Korban tidak ada. Untuk rumah terdampak ada empat rumah dan total 11 KK,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER