Diduga Edarkan Narkoba dan Ganggu Azan Subuh, THM di Langkat Tak Tersentuh

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

LANGKAT, topinformasi.com/- Tempat Hiburan Malam (THM) Capricorn yang berada di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diduga masih bebas beroperasi meski disebut-sebut menjadi lokasi peredaran narkoba serta mengganggu kenyamanan warga saat pelaksanaan ibadah, khususnya azan subuh.

Keberadaan THM tersebut memicu keresahan masyarakat karena lokasinya berdekatan dengan rumah ibadah umat Islam. Warga mengeluhkan dentuman musik keras dari tempat hiburan malam itu yang disebut kerap terdengar hingga waktu subuh.

Selain dugaan aktivitas hiburan malam, kawasan sekitar Desa Lau Mulgap, Desa Padang Cermin, dan Desa Kuta Paret juga disebut-sebut marak dengan aktivitas perjudian serta peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi yang diduga disediakan melalui sejumlah bangunan barak di wilayah tersebut.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku masyarakat merasa takut untuk menyampaikan penolakan secara terbuka karena adanya dugaan intimidasi dari pihak pengelola.

“Kami tidak bisa beribadah di masjid dengan tenang, terutama saat shalat Subuh karena suara azan kalah dengan dentuman musik dari THM tersebut. Warga berharap Kapolda Sumut dan Gubernur serta aparat lainnya bisa turun tangan,” ujar warga tersebut, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, beberapa warga yang sebelumnya sempat memprotes keberadaan barak narkoba dan perjudian di lokasi tersebut justru mengalami tindakan kekerasan hingga pengrusakan yang diduga dilakukan oleh kaki tangan pemilik tempat hiburan malam itu.

Berstatus Tersangka, Belum Ditahan

BACA JUGA  Aksi Humanis, Satpol Airud Polres Tanjung Balai Sigap Tolong Nelayan di Tengah Laut

Sorotan masyarakat terhadap THM Capricorn juga berkaitan dengan proses hukum terhadap pemilik tempat hiburan tersebut yang disebut merupakan pimpinan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) setempat.

Berdasarkan dokumen kepolisian, yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara lain yang tercatat melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/347/VII/2025/SPKT/POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 14 Juli 2025 dengan pelapor atas nama Riki Harista Surbakti.

Penetapan tersangka itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Nomor: B/228/II/Res.1.6/2026/Ditreskrimum tertanggal 4 Februari 2026 yang ditandatangani Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba.

Meski berkas perkara hasil penyidikan disebut telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak kejaksaan, hingga kini tersangka belum dilakukan penahanan dan masih bebas beraktivitas.

BACA JUGA  GEBER! 10 Kasus 3C Dibongkar Polres Batu Bara, 17 Tersangka Curat-Curanmor Diciduk

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan peredaran narkotika maupun operasional THM Capricorn yang dikeluhkan warga.

Upaya konfirmasi disebut masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan dari pihak terkait agar persoalan tersebut dapat terungkap secara terang benderang dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapas Kelas I Medan Bekali 15 Warga Binaan Kemampuan Baca Tulis, Keluarga Turut Beri Dukungan
Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Pemko Tanjungbalai Tata Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Temui Pengusaha Ikan
Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:15 WIB

Lapas Kelas I Medan Bekali 15 Warga Binaan Kemampuan Baca Tulis, Keluarga Turut Beri Dukungan

Selasa, 3 November 2026 - 21:56 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 21:41 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser

Selasa, 3 November 2026 - 19:10 WIB

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Berita Terbaru