Tanjungbalai ,TOPINFORMASI.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tanjungbalai berlangsung penuh khidmat melalui kegiatan Halalbihalal yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 180 peserta yang terdiri dari kepala sekolah serta pengurus PGRI se-Kota Tanjungbalai. Momentum tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi para guru dalam dunia pendidikan.
Ketua PGRI Kota Tanjungbalai, Sri Gunawan Tarigan, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting dalam mempererat hubungan antara guru, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
“Melalui Halalbihalal ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan apresiasi kepada para pendidik yang telah berjasa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai Bukhori Sinisuka Ginting, jajaran OPD Dinas Pendidikan, perwakilan TNI AL, Polres Tanjungbalai, tokoh masyarakat H. Kosasih, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Bukhori menegaskan bahwa peran guru sangat vital dalam membentuk karakter generasi muda.
“Guru adalah pilar utama dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk karakter generasi muda di Kota Tanjungbalai. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para guru,” ungkapnya.
Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan acara, di antaranya pemberian cenderamata kepada guru purna bakti, upah-upah bagi guru yang akan menunaikan ibadah haji, serta penganugerahan kepada Ketua TP-PKK Kota Tanjungbalai, Ny. Mashandayani Siahaan, sebagai “Bunda Guru”.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, dalam arahannya menekankan pentingnya inovasi dalam proses belajar mengajar di tengah perkembangan zaman.
Ia juga mendorong peningkatan kesejahteraan guru serta perbaikan fasilitas pendidikan guna mendukung terwujudnya visi “Tanjungbalai Emas”.
Meski peringatan HUT PGRI tahun sebelumnya sempat tertunda, semangat para guru tetap tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta serta panitia HUT ke-80 PGRI Kota Tanjungbalai.












