KSJ Prioritaskan Para Janda Miskin yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Medan,topinformasi.com/– Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dhuafa dengan memprioritaskan bantuan kepada para janda miskin yang menjadi tulang punggung keluarga. Kegiatan Sedekah Jumat yang digelar pada Jumat (8/5/2026) tersebut menyasar para lansia dan perempuan kepala keluarga yang sehari-hari berjuang mencari nafkah.


Mengikuti amanah dan arahan Pendiri sekaligus Pembina KSJ, Relawan Jurnalis KSJ membagikan bantuan sembako kepada para janda lansia yang berprofesi sebagai penjual sayur keliling, penjual bubur, pedagang jajanan keliling hingga buruh cuci.


Kegiatan yang berlangsung di kediaman Boim selaku Koordinator Gerakan Jumat Barokah itu mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Puluhan janda dhuafa tampak hadir untuk menerima bantuan sembako dari tim relawan KSJ.


Salah seorang warga, Bidan Wati, mengaku kagum dengan konsistensi KSJ dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.


“Kalau seandainya kami ingin mendonasikan sedikit harta kami, saya dan keluarga pastinya akan memberikan amanah ke KSJ. Kami melihat dalam memberikan amanah untuk sedekah kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran dan inilah yang harus kita dukung,” ujarnya.
Pemberian bantuan kali ini terlihat berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya relawan KSJ mendatangi langsung rumah-rumah dhuafa, kali ini para penerima bantuan diminta datang mengambil sembako sambil tetap menjalankan aktivitas berdagang mereka.


Boim menjelaskan langkah tersebut dilakukan agar para pedagang kecil tetap bisa berjualan tanpa terganggu aktivitasnya.
“Saat ini para penerima sedekah yang datang, karena kami tidak ingin aktivitas jualan mereka terganggu. Jadi kami meminta mereka sambil berdagang bisa mampir dan mengambil sedekah sembako dari KSJ,” jelasnya.
Salah seorang penerima bantuan, Jumiati (56), pedagang sayur keliling di kawasan Mabar, mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan sembako dari KSJ. Selama tujuh tahun menjadi janda, dirinya harus berjuang menghidupi satu anak kandung dan empat anak angkat yatim piatu.

BACA JUGA  Penerima Terharu atas Ketulusan Relawan Sedekah Jumat KSJ


“Setiap hari saya harus menjadi tulang punggung keluarga. Dengan berjualan sayur memakai sepeda, saya berharap bisa menghidupi dan menyekolahkan mereka. Kalau kita tidak berusaha, harus ke mana lagi mencari nafkah untuk anak-anak. Saya sudah terbiasa hidup susah dan harus tetap disyukuri,” ucap Jumiati dengan haru.


Sementara itu, Pendiri dan Pembina KSJ, H. Ikhwan Lubis SH MH mengatakan, meskipun saat ini KSJ baru mampu membantu puluhan dhuafa setiap pekannya, dirinya optimistis gerakan sosial tersebut nantinya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat miskin dan anak yatim piatu di seluruh Indonesia.


“Walau saat ini KSJ hanya bisa membantu puluhan dhuafa pada setiap Jumatnya, namun saya percaya nantinya KSJ akan bisa membantu para fakir miskin dan anak yatim piatu di seluruh Indonesia. Itulah janji KSJ,” ungkapnya.

BACA JUGA  Skandal PETI di PT PSU Madina, Aktivitas Diduga Terorganisir, Pejabat Sumut Bungkam


Ia juga berharap seluruh relawan tetap istiqamah menjalankan kegiatan Sedekah Jumat meski dengan kemampuan yang sederhana.
“Saya hanya berharap kepada seluruh relawan, tetaplah melakukan kegiatan Sedekah Jumat walau hanya dengan dua karung beras. Itu akan membuat kita lebih ikhlas dan terbiasa melakukannya,” tegas Ikhwan Lubis.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Pimpin Apel Gabungan Pemko Tanjungbalai, Fadly Abdina Tekankan Disiplin ASN hingga Percepatan Realisasi APBD
Musda ke-VI IJTI Sumut Digelar Hari Ini, Tuti Alawiyah Lubis Maju Calon Ketua Periode 2026–2029
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:56 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 21:41 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser

Selasa, 3 November 2026 - 19:10 WIB

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 November 2026 - 14:34 WIB

Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas

Berita Terbaru