Berita Utama & HeadlineLingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Usai Apel, Kalapas Lhokseumawe Gandeng BNN dan Polres Razia Kamar Warga Binaan

19
×

Usai Apel, Kalapas Lhokseumawe Gandeng BNN dan Polres Razia Kamar Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

Lhokseumawe,TOPINFORMASI.COM- Kepala Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo, mengajak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe dan Polres Lhokseumawe melakukan razia kamar hunian warga binaan usai pelaksanaan apel dan ikrar perang terhadap penyalahgunaan handphone ilegal, narkoba, serta penipuan di lingkungan lapas, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan apel digelar di halaman Lapas Kelas IIA Lhokseumawe dan diikuti jajaran petugas pemasyarakatan bersama aparat penegak hukum lainnya.

Dalam amanatnya, Wahyu Prasetyo menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba, handphone ilegal, dan praktik penipuan bukanlah persoalan kecil yang dapat dibiarkan terjadi di lingkungan pemasyarakatan.

“Jangan pernah berpikir bahwa narkoba, handphone ilegal, dan penipuan adalah persoalan kecil. Hari ini kita berdiri bukan hanya untuk mengucap ikrar, tetapi untuk memastikan bahwa pemasyarakatan benar-benar menjadi tempat pembinaan, bukan tempat berkembangnya pelanggaran,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa lembaga pemasyarakatan harus menjadi simbol harapan dan perubahan bagi warga binaan, bukan ruang gelap yang dipenuhi berbagai penyimpangan.

Menurutnya, integritas petugas serta kesadaran warga binaan menjadi benteng utama dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Lhokseumawe, Werdha Susetyo, memberikan apresiasi terhadap langkah tegas yang dilakukan pihak lapas.

“Apa yang dilakukan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk keberanian institusi untuk membersihkan diri dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa perang melawan narkoba benar-benar dijalankan,” ujarnya.

Menurutnya, komitmen dalam memberantas narkoba harus terus dijaga melalui keberanian, konsistensi, dan ketegasan seluruh pihak.

Usai apel, petugas gabungan langsung melakukan razia ke sejumlah kamar hunian warga binaan. Selain itu, dilakukan pula tes urine terhadap narapidana maupun petugas lapas sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan penyalahgunaan barang terlarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *