Wali Kota Tanjungbalai Tegur OPD yang Lambat, Minta Genjot PAD hingga Transparansi Anggaran

Tanjungbalai ,TOPINFORMASI.COM

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memberikan sejumlah arahan tegas kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (6/7/2026). Salah satu penekanannya adalah percepatan tindak lanjut temuan audit, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), hingga transparansi pengadaan barang dan jasa.

Rakorpem dihadiri Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, para asisten, kepala OPD, serta seluruh camat se-Kota Tanjungbalai.

Dalam rapat tersebut, sejumlah OPD memaparkan capaian dan program kerja. Inspektorat menyampaikan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI Perwakilan Sumatera Utara beserta rekomendasi yang harus segera ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD.

Sementara itu, Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan Daerah (BPKPD) memaparkan realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), retribusi daerah, serta strategi peningkatan PAD hingga akhir tahun anggaran 2026.

Di bidang pengadaan, Bagian Barang dan Jasa mengingatkan OPD yang belum menayangkan proses pengadaan melalui sistem Inaproc agar segera memenuhi ketentuan sesuai regulasi yang berlaku.

Wali Kota Mahyaruddin menegaskan seluruh OPD wajib segera menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan dalam pemaparan tersebut.

“Saya minta OPD yang belum menindaklanjuti rekomendasi BPK RI segera menyelesaikannya. Inspektorat harus memperkuat fungsi pengawasan, evaluasi, dan pembenahan birokrasi agar seluruh perangkat daerah bekerja sesuai aturan,” kata Mahyaruddin.

Ia juga meminta OPD yang realisasi PAD-nya masih rendah segera melakukan evaluasi dan mempercepat langkah agar target pendapatan daerah dapat tercapai hingga akhir tahun anggaran.

Selain itu, Mahyaruddin menyoroti masih adanya kecamatan yang belum menayangkan pengadaan barang dan jasa melalui Inaproc. Ia meminta Kecamatan Datuk Bandar Timur, Teluk Nibung, dan Sei Tualang Raso segera menindaklanjutinya.

BACA JUGA  Pemkab Deli Serdang Luncurkan Pemutihan Denda PBB-P2

Menurutnya, seluruh OPD harus mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengelola anggaran daerah.

“Arah pembangunan di setiap OPD harus selaras dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) serta menerapkan tata kelola pemerintahan dan keuangan yang baik,” ujarnya.

Menutup arahannya, Mahyaruddin mengajak seluruh jajaran Pemko Tanjungbalai memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS. Ia juga meminta ASN memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi daerah agar potensi Kota Tanjungbalai semakin dikenal luas.

“Target kita, pada 2027 hasil pembangunan sudah mulai terlihat. Mari bekerja bersama dan memperkenalkan Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara, agar semakin dikenal melalui berbagai potensi yang dimiliki,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER