Wamen ATR/Waka BPN: Pelayanan di Loket Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kantah

Bandar Lampung ,TOPINFORMASI.COM

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik di loket menjadi indikator utama keberhasilan Kantor Wilayah (Kanwil) maupun Kantor Pertanahan (Kantah) dalam melayani masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wamen Ossy saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kanwil BPN dan Kantah se-Provinsi Lampung di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, sebagian besar layanan Kementerian ATR/BPN merupakan pelayanan publik sehingga kepuasan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

“Pelayanan ATR/BPN 80 persen adalah pelayanan yang bersifat publik sehingga ukuran keberhasilan kita di daerah, baik di Kanwil maupun Kantah adalah jika masyarakat yang datang meminta pelayanan bisa terlayani dengan sebaik-baiknya,” ujar Ossy Dermawan.

Ia menekankan bahwa loket pelayanan memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, tempat masyarakat menyampaikan keluhan, sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan layanan pertanahan.

“Betapa pentingnya fungsi dari loket yang ada di depan sebagai sumber informasi, tempat berkeluh kesah masyarakat, dan mudah-mudahan bisa menjadi sumber dari solusi yang diharapkan masyarakat,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Ossy juga meninjau pelaksanaan program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantah Kota Bandar Lampung. Didampingi Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung, Hasan Basri Natamenggala, serta Kepala Kantah Kota Bandar Lampung, Ulin Nuha, ia melihat langsung aktivitas pelayanan masyarakat, termasuk proses pencetakan Sertipikat Elektronik bagi warga yang telah menyelesaikan layanan roya.

Selain itu, Wamen ATR/Waka BPN turut menyerahkan dua sertipikat Barang Milik Negara (BMN), masing-masing kepada Kantor Wilayah Kementerian Ketenagakerjaan dan Pemerintah Provinsi Lampung.

Usai peninjauan, Ossy kembali mengingatkan seluruh jajaran agar terus meningkatkan profesionalisme yang dibarengi dengan integritas dalam menjalankan tugas.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Tanjungbalai Imbau Pedagang Pindah ke Lapak Resmi di Kawasan Pasar Bahagia

Menurutnya, profesionalisme bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga ketelitian, kecepatan, dan akurasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Profesional itu artinya secara kompetensi kita betul-betul curahkan waktu, tenaga, pikiran kita. Misalnya tidak ada lagi pemetaan maupun pengukuran yang salah. Kalau profesional ya harus benar, cepat, tetapi tetap teliti dan akurat,” tegasnya.

Kunjungan kerja dan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN untuk memastikan pelayanan pertanahan di daerah berjalan optimal, profesional, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, serta transparan.

Dalam kegiatan itu, Wamen Ossy turut didampingi Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Ajie Arifuddin, serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER