Lingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Kades Bandar Khalipah Gencarkan Edukasi, Siswa SMK Dibentengi dari Narkoba dan Perdagangan Orang

11
×

Kades Bandar Khalipah Gencarkan Edukasi, Siswa SMK Dibentengi dari Narkoba dan Perdagangan Orang

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG ,TOPINFORMASI.COM-Komitmen Kepala Desa Bandar Khalipah, Suparyo, dalam melindungi generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba, human trafficking, serta pembinaan kesadaran bela negara (PKBN) yang digelar di SMK IT Aisyiyah Sumut, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Masjid Firdaus, Dusun XIII Dahlia ini diikuti sekitar 80 siswa-siswi dan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi terkait.

Suparyo menegaskan bahwa edukasi sejak dini menjadi langkah strategis untuk membentengi pelajar dari berbagai ancaman sosial yang semakin kompleks, seperti penyalahgunaan narkoba hingga praktik perdagangan orang.

“Peran pemerintah desa tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini penting agar anak-anak memahami bahaya narkoba, perdagangan orang, serta memiliki kesadaran bela negara sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk menolak pengaruh negatif dari lingkungan pergaulan maupun pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, bekal pengetahuan akan menjadi benteng utama dalam menjaga masa depan mereka.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Pencegahan BNNK Deli Serdang, Esdras Idi Alfero Ginting, memaparkan dampak buruk narkoba yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda. Ia mengingatkan para siswa untuk menjauhi lingkungan yang berpotensi mendorong penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Babinsa Bandar Khalipah dari Koramil 13/PST, Jaya Gultom, memberikan materi pembinaan kesadaran bela negara dengan menekankan pentingnya disiplin, rasa cinta tanah air, serta tanggung jawab generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.

Penyuluhan mengenai bahaya human trafficking disampaikan oleh Ade Rusli Sinaga dari Polsekta Medan Tembung. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang tidak jelas, terutama ke wilayah yang masuk kategori rawan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Desa Bandar Khalipah, Suyanti Suparyo, turut mengajak para siswa untuk menjauhi pergaulan berisiko serta lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan, termasuk tawaran kerja ilegal.

Ia menegaskan bahwa baik siswa yang melanjutkan pendidikan maupun yang memilih langsung bekerja setelah lulus harus tetap berhati-hati terhadap bujuk rayu yang dapat menjerumuskan, termasuk tawaran kerja ke negara yang masuk zona merah seperti Kamboja.

Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga diri dan lingkungan dari berbagai ancaman sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *