MEDAN,TOPINFORMASI.COM
Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan mengalami lonjakan signifikan. Berbeda dengan bawang merah dan cabai rawit yang cenderung stabil bahkan menurun, harga bawang putih justru merangkak naik dalam beberapa hari terakhir.
Pantauan di Pasar Petisah dan Pasar Kampung Lalang, Minggu (21/6/2026), menunjukkan harga bawang putih di Pasar Petisah telah mencapai Rp41.000 per kilogram (kg), naik dari sebelumnya Rp35.000 per kg.
Sebaliknya, harga bawang merah di pasar tersebut mengalami penurunan cukup tajam, dari Rp41.000 menjadi Rp30.000 per kg. Sementara itu, harga cabai merah naik tipis dari Rp40.000 menjadi Rp43.000 per kg, sedangkan cabai rawit masih bertahan stabil di angka Rp33.000 per kg.
Salah seorang pedagang sayur di Pasar Petisah, Laila, mengatakan kenaikan harga bawang putih dipicu tersendatnya pasokan impor di tingkat distributor utama dalam beberapa hari terakhir.
“Bawang putih hari ini naik tinggi sekali sampai Rp41.000 per kilo karena modal pengambilan dari agen memang sudah mahal akibat barang masuk yang sedikit. Untungnya bawang merah turun banyak, jadi pembeli bisa sedikit mengalihkan belanjanya,” ujar Laila.
Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Kampung Lalang. Harga bawang putih di pasar tersebut naik dari Rp35.000 menjadi Rp37.000 per kg.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai merah yang melonjak dari Rp42.000 menjadi Rp45.000 per kg. Di sisi lain, harga bawang merah turun dari Rp43.000 menjadi Rp40.000 per kg, sedangkan cabai rawit tetap stabil di angka Rp36.000 per kg.
Pedagang bahan pokok di Pasar Kampung Lalang, Anju, mengungkapkan kenaikan harga bawang putih dan cabai merah berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.
“Bawang putih dan cabai merah modalnya naik lagi hari ini dari pusat, makanya kami mau tidak mau ikut menaikkan harga eceran. Pembeli banyak yang mengeluh dan terpaksa mengurangi takaran belinya, biasanya beli satu kilo sekarang jadi cuma setengah kilo,” katanya.
Para pedagang berharap pasokan bawang putih impor kembali lancar dalam waktu dekat agar harga dapat berangsur turun dan daya beli masyarakat kembali normal. Sementara itu, turunnya harga bawang merah dinilai menjadi sedikit penyeimbang bagi konsumen dalam memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.



