Rommy Desak Wali Kota Evaluasi Lurah, Kepling dan Pendamping PKH Polonia

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

MEDAN , TOPINFORMASI.com— Sorotan terhadap pelayanan sosial di Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, mencuat setelah Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, menemukan seorang lansia berusia 83 tahun bernama Salmiah hidup sebatang kara dan dalam kondisi memprihatinkan.

Rommy mendesak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengevaluasi kinerja Lurah Polonia Fitra Azmayanti Nasution, Kepala Lingkungan (Kepling) Jalan Starban Gang Famili serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang menangani wilayah tersebut.

Desakan itu mencuat setelah Salmiah, yang disebut memiliki keterbatasan fisik dan kesulitan berjalan, justru dihadirkan ke kantor lurah untuk menerima bantuan berupa beras, gula dan telur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Rommy, kondisi tersebut semestinya menjadi perhatian serius. Ia menilai penyaluran bantuan kepada lansia dengan keterbatasan fisik seharusnya dilakukan dengan mendatangi langsung kediaman penerima.

“Seharusnya, kalau mau menyerahkan bantuan, pihak kelurahan dan jajarannya serta pendamping PKH mendatangi kediaman Salmiah. Bukan sebaliknya mengundang dia datang ke kantor lurah,” ujar Rommy, Selasa (11/8/2026).

Soroti Foto Salmiah di Status WhatsApp

Rommy juga menyoroti unggahan foto Salmiah ketika menerima bantuan di Kantor Lurah Polonia yang, menurut dia, diposting oleh pendamping PKH berinisial DRJ melalui status WhatsApp.

BACA JUGA  Polres Tanjungbalai Pastikan Stok BBM Aman, Pantau Seluruh SPBU di Kota

Rommy menyebut unggahan tersebut disertai tulisan yang intinya menyatakan bahwa persoalan bantuan tidak perlu diviralkan karena semuanya membutuhkan proses.

Menurut Rommy, sikap tersebut justru tidak tepat dan seharusnya menjadi bahan evaluasi terhadap petugas yang menangani pelayanan sosial.

“Nah, ini kan bebal namanya. Sudah lalai, tapi tak mau mengakui kesalahannya,” kata Rommy.

Ia menilai unggahan tersebut tidak semestinya muncul dari seorang petugas yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat, khususnya penerima bantuan sosial.

Rommy pun meminta Wali Kota Medan mengevaluasi seluruh jajaran terkait di Kelurahan Polonia.

“Itulah sebabnya saya katakan tadi, wali kota harus mengevaluasi perangkatnya di Kelurahan Polonia. Sebab, aparat seperti inilah yang meruntuhkan wibawa serta harkat dan martabat Wali Kota Medan yang dikenal dengan slogannya ‘Medan untuk Semua’,” tegasnya.

Rommy mengingatkan, jika persoalan pelayanan terhadap warga rentan dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Medan dapat tergerus.

Temukan Lansia Hidup Sebatang Kara

Sebelumnya, Rommy bersama tim mendatangi kediaman Salmiah di Jalan Starban Gang Famili Nomor 90, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (9/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Rommy berdialog langsung dengan Salmiah sekaligus melihat kondisi rumah dan kehidupan sehari-harinya.

BACA JUGA  Pastikan Ibadah Nyaman, Polres Tanjungbalai Perketat Pengamanan Salat Tarawih

Di hadapan Rommy, Salmiah mengaku selama ini hidup seorang diri. Ia menyebut keluarganya hanya tersisa cucu-cucu yang menurut pengakuannya tidak pernah datang menjenguk.

“Saya hidup sebatang kara. Keluarga hanya tinggal cucu-cucu, itu pun tak pernah mau datang melihat saya,” ujar Salmiah.

Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, Salmiah mengaku masih mengandalkan bantuan dari tetangga.

“Kalau makan tiap hari, dari tetangga, Pak,” katanya.

Meski hidup dalam keterbatasan, Salmiah tetap menyambut kedatangan Rommy dan timnya dengan santun.

Ia bahkan disebut masih rutin memenuhi kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas rumah yang ditempatinya.

Rommy Janji Fasilitasi Bantuan

Rommy menilai kondisi Salmiah menunjukkan masih adanya warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih serius dari pemerintah.

“Ya, tadi sudah kita lihat sendiri ada saudara kita, orang tua kita, nenek kita yang butuh uluran tangan karena kondisinya sangat memprihatinkan. Ia sudah tidak bisa bekerja lagi karena usianya,” ujarnya.

Menurut dia, persoalan Salmiah tidak hanya berkaitan dengan kondisi tempat tinggal, tetapi juga menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar.

“Untuk makan saja pun ia berharap dari belas kasihan tetangganya. Namun yang lebih miris lagi, orang yang sangat-sangat layak mendapatkan pertolongan ini sama sekali tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” kata Rommy.

BACA JUGA  Polda Sumut Siap Hadiri RDP Komisi III DPR Bahas Kematian Winda Lorenza Gowasa

Rommy kemudian menyatakan akan memfasilitasi Salmiah agar memperoleh akses terhadap berbagai program bantuan sosial pemerintah.

Sebagai langkah awal, ia menerima fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Salmiah untuk membantu proses administrasi dan pengurusan akses bantuan.

Ia juga memastikan persoalan administrasi kependudukan Salmiah ditindaklanjuti.

“Karena itu, saya dan tim akan memfasilitasi orang tua kita ini untuk mendapatkan segala bentuk bantuan yang ada,” ujarnya.

Pada Senin (10/8/2026), Rommy mengatakan operator Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan yang bertugas di Kantor Lurah Polonia akan dibawa ke kediaman Salmiah.

Petugas tersebut akan melakukan perekaman KTP elektronik serta membantu pengurusan administrasi kependudukan yang diperlukan.

Rommy berharap kondisi Salmiah menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat, terlebih menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ini patut menjadi perhatian kita semua. Terlebih lagi menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia. Karena merdeka sesungguhnya ialah tidak ada lagi rakyat, warga negara ini yang kelaparan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita
Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp376 Juta Untuk Rumah Ibadah Dan Panti Asuhan
Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta
Cegah Tawuran dan Knalpot Blong, Sat Samapta Polres Tanjung Balai Sambangi SMPN 1
Lapas Kelas I Medan Bekali 15 Warga Binaan Kemampuan Baca Tulis, Keluarga Turut Beri Dukungan
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Pemko Tanjungbalai Tata Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Temui Pengusaha Ikan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:08 WIB

Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita

Rabu, 4 November 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp376 Juta Untuk Rumah Ibadah Dan Panti Asuhan

Rabu, 4 November 2026 - 19:38 WIB

Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 19:33 WIB

Cegah Tawuran dan Knalpot Blong, Sat Samapta Polres Tanjung Balai Sambangi SMPN 1

Rabu, 4 November 2026 - 12:15 WIB

Lapas Kelas I Medan Bekali 15 Warga Binaan Kemampuan Baca Tulis, Keluarga Turut Beri Dukungan

Berita Terbaru