Menteri PU Apresiasi Hutama Karya Bangun Sekolah Rakyat DKI Jakarta
Sebarkan artikel ini
JAKARTA, TOPINFORMASI .com– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung fasilitas Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta yang dibangun PT Hutama Karya (Persero), Selasa (11/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat kesiapan fasilitas pendidikan yang kini telah dimanfaatkan para siswa.
Sekolah Rakyat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kunjungan itu, Dody mengapresiasi Hutama Karya yang dinilai telah menjalankan mandat pembangunan SR DKI Jakarta dengan baik.
“Sekolah Rakyat ini merupakan buah pemikiran dan cita-cita mulia Presiden Republik Indonesia. Salah satu cara cepat untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem adalah dengan menyekolahkan anak-anak agar memperoleh pendidikan dan kesempatan hidup yang lebih baik,” ujar Dody.
Ia berharap SR DKI Jakarta dapat berkembang menjadi sekolah berasrama berkualitas yang mampu bersaing dengan sekolah swasta. Dody juga berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan sungguh-sungguh.
“Belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh, manfaatkan kesempatan pendidikan ini sebaik-baiknya untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
SR DKI Jakarta memiliki kapasitas hingga 900 siswa dengan luas bangunan mencapai 9.721,95 meter persegi. Gedung sekolah dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain ruang kelas, laboratorium komputer dan bahasa, laboratorium kimia, fisika dan biologi, perpustakaan, UKS, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang server, ruang laktasi, toilet hingga gudang.
Konsep pendidikan yang diterapkan mengusung sistem boarding school. Karena itu, kawasan SR DKI Jakarta tidak hanya dilengkapi gedung sekolah, tetapi juga asrama siswa, rumah susun (rusun) guru dan masjid.
Untuk jenjang SD, terdapat tiga gedung asrama dengan luas total 6.186,22 meter persegi dan kapasitas mencapai 448 siswa. Sementara asrama putra dan putri untuk jenjang SMP/SMA masing-masing memiliki luas 2.738,43 meter persegi dengan kapasitas masing-masing 220 siswa.
Fasilitas asrama meliputi kamar tidur, ruang pengasuh, area komunal, kantin, kamar bagi penyandang disabilitas, area cuci dan jemur, ruang panel serta toilet.
Hutama Karya juga menyelesaikan pembangunan Rusun Guru dengan luas bangunan 2.103,57 meter persegi dan kapasitas hingga 76 guru. Sementara untuk menunjang kegiatan keagamaan, kawasan sekolah dilengkapi masjid seluas 1.530,03 meter persegi dengan kapasitas hingga 800 orang.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani mengatakan pembangunan SR DKI Jakarta menjadi bukti dukungan perusahaan terhadap program pemerintah melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang berkualitas, lengkap dan terintegrasi.
“Konsep tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus membentuk lingkungan yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan karakter jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” ujar Hamdani.