Rakernis Humas Polda Sumut 2026: Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat

MEDAN,TOPINFORMASI.COM 

Penguatan komunikasi publik menjadi faktor penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., saat memberikan materi pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026, yang mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media dalam Mendukung Program Pemerintah.”

Dalam paparannya, Kombes Ferry menegaskan bahwa fungsi humas tidak lagi sekadar menjadi penyampai informasi, melainkan telah berkembang menjadi bagian dari manajemen strategis organisasi yang berperan membangun, memelihara, dan memperkuat hubungan dengan publik melalui komunikasi yang efektif, terencana, dan kredibel.

“Keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kinerja yang dilakukan, tetapi juga bagaimana organisasi mampu membangun komunikasi, menghadirkan transparansi, serta menciptakan kepercayaan publik,” ujar Kombes Ferry.

Ia menjelaskan, perkembangan ilmu kehumasan modern tidak terlepas dari pemikiran para tokoh seperti Ivy Lee dan Edward Bernays yang menekankan pentingnya keterbukaan, komunikasi dua arah, pemahaman terhadap opini publik, serta kemampuan mengelola isu secara profesional.

Menurutnya, personel humas dituntut memiliki kompetensi komunikasi yang baik, berpenampilan profesional, kecerdasan emosional, serta kemampuan menyampaikan informasi secara sederhana, jelas, dan mudah dipahami masyarakat. Selain itu, humas juga harus mampu membangun kedekatan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan masifnya penggunaan media sosial, humas dituntut untuk terus beradaptasi dengan ekosistem digital. Pemanfaatan berbagai platform digital dinilai menjadi sarana efektif untuk mempercepat penyebaran informasi, memperluas jangkauan komunikasi publik, sekaligus memperkuat citra positif institusi.

Kombes Ferry juga menekankan pentingnya kemampuan manajemen krisis dalam pelaksanaan tugas kehumasan. Menurutnya, setiap isu maupun pemberitaan negatif harus direspons secara cepat dan tepat melalui verifikasi fakta, penyusunan strategi komunikasi yang sesuai, serta penyampaian informasi yang transparan, objektif, dan konsisten kepada masyarakat.

BACA JUGA  DPRD Medan Minta Polisi Tingkatkan Patroli, Aksi Kejahatan Kembali Marak Pasca Lebaran

“Humas harus hadir sebagai solusi dalam setiap persoalan komunikasi. Kecepatan harus diimbangi dengan akurasi, karena kepercayaan publik dibangun dari informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa hubungan yang harmonis dengan insan pers, komunitas digital, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan komunikasi publik yang sehat. Media dan masyarakat, katanya, merupakan mitra strategis yang perlu dirangkul melalui komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan konstruktif.

Melalui Rakernis Bidang Humas Polda Sumut Tahun 2026, diharapkan seluruh personel humas di jajaran Polda Sumatera Utara semakin profesional, modern, humanis, dan terpercaya, serta mampu mengoptimalkan teknologi digital guna memperkuat citra positif Polri dan mendukung berbagai program pemerintah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER