Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Kematian Perempuan di Komplek Bumi Asri Medan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak memberikan keterangan pers terkait hasil penyelidikan kasus meninggalnya seorang perempuan di Komplek Bumi Asri Medan, Selasa (4/8/2026).

0
17

Medan , TOPINFORMASI.com

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan mengungkap hasil penyelidikan sementara terkait meninggalnya seorang perempuan berinisial L, yang merupakan mantan istri seorang anggota polisi, di Komplek Bumi Asri, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, pada konferensi pers di Medan, Selasa, mengatakan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi utama, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan laboratorium forensik, serta autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Kami sudah memeriksa beberapa saksi utama. Pertama adalah saksi dengan inisial IH. Kemudian yang kedua adalah saksi anaknya M, sembilan tahun,” kata Calvijn.

Ia menjelaskan kedua saksi tersebut berada di dalam kamar bersama korban sebelum insiden terjadi.

Menurut Calvijn, sebelum kejadian korban berada di dalam kamar bersama saksi IH dan anak korban. Tidak lama kemudian, saksi IH keluar dari kamar. Saat kembali, ia hanya melihat anak korban berada di dalam kamar, sementara korban tidak terlihat.

Merasa curiga setelah melihat tas korban dalam keadaan terbuka dan mengetahui terdapat senjata api di dalamnya, saksi IH kemudian memeriksa kamar mandi yang berada di dalam kamar tersebut.

Kapolrestabes mengatakan saksi IH sempat mengetuk pintu kamar mandi dan berusaha membujuk korban agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan dirinya. Anak korban juga ikut mengetuk pintu, namun tidak mendapat respons.

“Terakhir ada ucapan dari korban, ‘Maafkan saya’. Itu terakhir untuk kedua saksi tersebut,” ujarnya.

Sesaat setelah ucapan tersebut, kata dia, terdengar satu kali suara letusan dari dalam kamar mandi.

Tim Inafis Polrestabes Medan kemudian melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan ditemukan senjata api di lokasi serta luka tembak pada bagian kepala korban.

BACA JUGA  Evakuasi Tuntas, Polisi Dalami Dugaan Kebocoran Pipa Gas di Balik Ledakan Maut Grand Polonia

Hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik menunjukkan adanya residu tembakan pada jari tangan, tubuh, dan pakaian korban. Sementara hasil pemeriksaan swab terhadap tangan saksi IH tidak menemukan residu tembakan.

Selain itu, dokter forensik yang melakukan autopsi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban. Luka yang ditemukan hanya luka tembak di bagian kepala.

Meski demikian, penyidik masih mendalami latar belakang peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya persoalan pribadi maupun keluarga yang berkaitan dengan korban.

“Beberapa persoalan internal pribadi dan keluarga,” kata Calvijn.

Sebelumnya, perempuan berinisial L ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Komplek Bumi Asri, Medan, pada Minggu (2/8). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk keperluan autopsi. Polisi masih melanjutkan penyelidikan guna melengkapi seluruh rangkaian pembuktian dalam perkara tersebut.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini