7 Tahun Gelap Gulita! 20 KK di Asahan Berbagi 3 Meteran, Kabel PLN Jatuh ke Parit

Asahan ,TOPINFORMASI.COM

Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Dusun 8 Sei Kepayang Kiri, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan, mengaku telah tujuh tahun hidup tanpa jaringan listrik resmi.

Selama itu, warga hanya mengandalkan tiga meteran listrik yang dipasang di sebuah pondok darurat. Aliran listrik kemudian ditarik menggunakan kabel ke rumah-rumah warga dengan kondisi yang dinilai tidak memenuhi standar dan berpotensi membahayakan.

Kepala Dusun 8, Nirwan Sinaga, mengatakan kondisi tersebut telah berlangsung sejak sekitar tujuh tahun lalu.

“Sudah tujuh tahun warga tidak mendapat jaringan listrik. Mereka hanya menumpang dari tiga meteran yang dipasang di pondok yang dibangun secara swadaya,” kata Nirwan kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, sebagian kabel listrik sudah rusak, menjuntai ke tanah, bahkan ada yang terendam air di parit sehingga berisiko membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak.

“Ini sangat membahayakan warga sekitar, terutama anak-anak yang mungkin tidak menyadari bahaya dari kabel yang bocor atau terendam air,” ujarnya.

Nirwan mengaku pihak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Tanjungbalai Asahan telah beberapa kali melakukan survei ke lokasi. Namun hingga kini, tiang maupun jaringan listrik permanen belum juga dibangun.

“Tim survei sudah beberapa kali datang, tetapi sampai sekarang infrastruktur seperti tiang dan jaringan listrik resmi belum pernah terpasang,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama PLN segera merealisasikan pembangunan jaringan listrik agar warga dapat menikmati layanan listrik yang aman dan layak.

Keterbatasan akses listrik, lanjut Nirwan, juga berdampak pada aktivitas belajar anak-anak pada malam hari serta menghambat perkembangan usaha kecil masyarakat.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer PLN ULP Kota Tanjungbalai, Markus Manurung, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut.

BACA JUGA  Perkuat Karakter Generasi Muda, Wakapolres Tanjungbalai Hadiri Pembukaan Persami Korps Kadet RI 2026

“Baik bang, makasih infonya, segera kami tindak lanjuti,” ujar Markus melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, konfirmasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan terkait persoalan tersebut belum memperoleh tanggapan.

Warga berharap tindak lanjut dari PLN dapat segera diwujudkan melalui pembangunan jaringan listrik resmi sehingga kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi dengan aman dan sesuai standar.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER