TANJUNGBALAI, TOPINFORMASI.com— Potensi aksi kejahatan di lingkungan perbankan menjadi perhatian serius Polres Tanjungbalai. Untuk mengantisipasi berbagai modus kriminal sekaligus memperkuat sistem pengamanan, Sat Binmas Polres Tanjungbalai turun langsung menyambangi dan memberikan pembinaan kepada petugas Satuan Pengamanan (Satpam) Bank BRI Cabang Tanjungbalai, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di Kantor Bank BRI Cabang Tanjungbalai, Jalan Jenderal Sudirman, tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kewaspadaan sejak dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di objek vital perbankan.
Kepolisian menekankan bahwa kewaspadaan Satpam menjadi salah satu lapis penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminal. Karena itu, petugas pengamanan diminta tidak lengah dalam mengawasi aktivitas maupun gerak-gerik orang yang mencurigakan di sekitar lingkungan bank.
Kegiatan tersebut dipimpin KBO Sat Binmas Polres Tanjungbalai, Ipda Leo F. Sianturi, S.H., bersama Ps. Kanit Bin Tibsos Sat Binmas, Aipda M. Ishak Munthe.
Kehadiran personel kepolisian disambut petugas Satpam Bank BRI, yakni Herman Hutapea, Dara Fitri Panjaitan, dan M. Reza.
Dalam arahannya, Ipda Leo F. Sianturi meminta para Satpam meningkatkan sistem early warning atau deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, terutama pada waktu-waktu yang dinilai rawan, seperti jam sibuk, jam istirahat, hingga menjelang penutupan operasional bank.
Tak hanya personel, sarana pendukung keamanan juga diminta menjadi perhatian. Pemeriksaan secara berkala terhadap mesin ATM, tombol darurat atau panic button, kamera pengawas (CCTV), serta alat pemadam api ringan (APAR) harus dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat siap digunakan ketika dibutuhkan.
Para petugas juga diberikan pemahaman mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menghadapi kondisi darurat maupun potensi tindak kriminalitas.
Dalam situasi darurat, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Setelah itu, petugas diminta mengamankan lokasi kejadian dan segera berkoordinasi dengan kepolisian melalui Call Center 110.
Selain pengamanan fisik, aspek pelayanan kepada masyarakat turut menjadi perhatian. Satpam diminta tetap profesional, humanis, dan menerapkan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam) saat melayani nasabah.
Polisi juga mengingatkan petugas agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang dapat menyasar nasabah, sehingga potensi kerugian masyarakat dapat dicegah sedini mungkin.
Melalui kegiatan sambang dan pembinaan tersebut, Sat Binmas Polres Tanjungbalai berharap sinergi antara Polri dengan petugas pengamanan swakarsa semakin kuat. Langkah itu diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan berlapis sekaligus menjaga aktivitas perbankan di Kota Tanjungbalai tetap aman dan kondusif.
Pewarta: Solihin





