Viral di Medsos! Polisi Gerebek Gubuk Diduga Jadi Tempat Nyabu di Kebun Sawit Langkat, Bong dan Plastik Klip Ditemukan

- Penulis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

LANGKAT – Berawal dari laporan masyarakat dan video yang beredar di media sosial, Satresnarkoba Polres Langkat langsung bergerak menindaklanjuti informasi mengenai sebuah lokasi yang diduga kerap disalahgunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.

Tim kepolisian menyisir sebuah kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Batu Malenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Jumat malam (28/8/2026).

Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Amrizal Hasibuan mengatakan, langkah cepat tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpul untuk melakukan aktivitas penyalahgunaan narkotika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi, petugas menemukan sebuah gubuk atau pondok yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpul.

BACA JUGA  PT TSI Minta Bank Mandiri Hapus Pencatatan Kredit Rp123,2 Miliar yang Dipersoalkan

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang berupa alat hisap atau bong serta plastik klip bening.

Temuan tersebut kemudian menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas yang diduga melanggar hukum.

Gubuk tersebut akhirnya dibakar dan dimusnahkan oleh petugas. Proses pemusnahan disaksikan sejumlah warga bersama kepala dusun setempat.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya menghilangkan tempat yang berpotensi menjadi titik penyalahgunaan narkotika sekaligus memberikan pesan tegas bahwa lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan narkoba tidak boleh dibiarkan berkembang.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., secara terpisah menegaskan bahwa setiap informasi dari masyarakat akan menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

BACA JUGA  Pemko Tebing Tinggi Lepas Keberangkatan 82 Jemaah Haji Menuju Tanah Suci

“Kami tidak hanya melakukan penindakan ketika narkotika ditemukan. Lokasi yang berdasarkan informasi masyarakat diduga menjadi tempat penyalahgunaan juga akan kami tindak lanjuti. Pencegahan harus dilakukan sebelum persoalan berkembang,” tegas AKBP Hannry.

Polres Langkat, lanjutnya, terus melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang diterima dari masyarakat, termasuk memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Pendekatan melalui pemolisian masyarakat juga terus diperkuat. Warga diajak menjadi mitra kepolisian dengan memberikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan komunikasi dan koordinasi yang aktif, kepolisian diharapkan dapat bergerak lebih cepat ketika muncul indikasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan warga.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi Program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA yang diinisiasi Kapolres Langkat.

BACA JUGA  Warga Desa Gunung Rante Tolak Pembangunan KDMP di Atas Lapangan Sepak Bola Swadaya Masyarakat

Program tersebut mengusung semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus mendorong kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Sebab, keamanan yang berkelanjutan tidak hanya lahir dari penindakan, tetapi juga dari komunikasi yang terjalin, kepercayaan yang tumbuh, serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan.

 

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Keluarga Temukan Kejanggalan Kematian Pelajar di Langkat, Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:56 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 21:41 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser

Selasa, 3 November 2026 - 19:10 WIB

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami

Berita Terbaru

Berita Utama

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10 WIB