Alarm Bahaya Sinabung Berbunyi! Status Naik Siaga, Warga Diminta Jauhi Zona Merah

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 09:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

KARO — Paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Karo hingga Selasa (1/9/2026).

Gunung Sinabung yang berada di Kecamatan Naman Teran itu kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Senin (31/8/2026), setelah sekitar lima tahun tidak mengalami erupsi. Kolom abu saat erupsi dilaporkan mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung.

Dampak erupsi tersebut masih terasa hingga ke kawasan Kota Wisata Berastagi dan wilayah sekitarnya. Abu vulkanik dilaporkan masih beterbangan dan menyelimuti sejumlah kawasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Status Naik ke Level III Siaga

Menyusul peningkatan aktivitas vulkanik tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Sinabung dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga.

BACA JUGA  Cor Lapangan Diduga Gunakan Dana SPP, Kepsek SMA Negeri 7 Tanjungbalai Belum Beri Penjelasan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, pengunjung maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi.

Masyarakat juga diminta tidak memasuki radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius sektoral sejauh 6 kilometer ke arah selatan-tenggara.

Selain ancaman erupsi dan paparan abu vulkanik, warga yang bermukim di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar dingin, terutama apabila terjadi hujan.

Bagi masyarakat yang berada di kawasan terdampak abu vulkanik, penggunaan masker atau pelindung pernapasan dianjurkan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu.

Warga juga diminta tetap tenang serta mengikuti perkembangan informasi dan arahan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait.

BACA JUGA  Wartawan Korban Pencurian di Pancur Batu Disulap Jadi Tersangka, Polrestabes Medan Dipraperadilan, Masyarakat: Tolong Berikan Keadilan Bagi Korban Pencurian!

Berastagi Tetap Beraktivitas

Meski abu vulkanik masih dirasakan di sejumlah wilayah, aktivitas masyarakat di Kota Berastagi hingga Selasa pagi dilaporkan masih berjalan seperti biasa.

Sejumlah sekolah, perkantoran, perbankan, hotel hingga pertokoan masih beroperasi normal.

Salah seorang pelajar SMAN 1 Berastagi, Keno Tarigan, mengatakan hingga saat ini belum ada pemberitahuan mengenai penghentian kegiatan belajar mengajar pascaerupsi.

“Tidak ada imbauan dari guru terkait libur sekolah pasca erupsi Gunung Sinabung semalam,” ujar Keno.

Pantauan di lapangan, sebagian masyarakat terlihat mulai menggunakan masker saat berkendara maupun beraktivitas di luar ruangan.

Namun, masih ditemukan sejumlah warga yang beraktivitas tanpa menggunakan pelindung pernapasan meski abu vulkanik masih beterbangan di beberapa lokasi.

Gunung Masih Mengeluarkan Asap

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, kondisi Gunung Sinabung pada Selasa (1/9/2026) terpantau jelas, meski bagian puncak tertutup kabut dengan intensitas 0 hingga III.

BACA JUGA  Sambut HUT RI ke-81, Lapas Kelas I Medan Gandeng UNPRI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Bansos

Asap kawah berwarna putih hingga kelabu teramati keluar dengan intensitas tipis hingga sedang.

Tinggi kolom asap dilaporkan mencapai sekitar 200 hingga 500 meter di atas puncak kawah.

Dengan status Gunung Sinabung yang kini berada pada Level III Siaga, masyarakat di sekitar kawasan gunung diminta tidak mengabaikan setiap perkembangan aktivitas vulkanik dan tetap mematuhi seluruh rekomendasi dari otoritas kebencanaan.

Erupsi memang telah berlalu, namun ancaman belum sepenuhnya reda. Abu masih beterbangan, Gunung Sinabung masih mengeluarkan asap, dan kewaspadaan warga kini menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

 

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Baznas Ultra Microfinance, Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat
Kapolda Sumut Tekankan Profesionalisme dan Integritas Reserse, Penegakan Hukum Harus Berkeadilan
Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita
Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp376 Juta Untuk Rumah Ibadah Dan Panti Asuhan
Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta
Cegah Tawuran dan Knalpot Blong, Sat Samapta Polres Tanjung Balai Sambangi SMPN 1
INFO KINI!!Bapeda Medan Buka Layanan Pojok PBB di 21 Kecamatan, Ada Penghapusan Denda
Bapeda Medan Gelar Pojok PBB Goes to Kecamatan, Warga Bisa Bayar Pajak Tanpa Denda
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:32 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Baznas Ultra Microfinance, Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat

Kamis, 5 November 2026 - 16:19 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Profesionalisme dan Integritas Reserse, Penegakan Hukum Harus Berkeadilan

Kamis, 5 November 2026 - 15:08 WIB

Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita

Rabu, 4 November 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp376 Juta Untuk Rumah Ibadah Dan Panti Asuhan

Rabu, 4 November 2026 - 19:38 WIB

Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta

Berita Terbaru