Polda Sumut Siap Hadiri RDP Komisi III DPR Bahas Kematian Winda Lorenza Gowasa

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

MEDAN, TOPINFORMASI.com — Polda Sumatera Utara menyatakan siap menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI terkait kematian Winda Lorenza Gowasa (35), mantan istri anggota polisi.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, pihaknya telah menerima undangan dari Komisi III DPR RI untuk memberikan penjelasan mengenai proses penanganan dan penyelidikan kasus tersebut.

“Kami (Polda Sumut) sudah menerima undangan RDP dari Komisi III DPR RI membahas penyebab kematian WL dan siap menghadirinya besok,” kata Ferry, Senin (10/8) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam RDP tersebut, Polda Sumut akan diwakili Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Cornelis Simanjuntak. Selain itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak juga akan hadir karena jajarannya menangani kasus kematian Winda.

BACA JUGA  Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Polres Tanjungbalai Dekatkan Diri dengan Warga

“Yang diundang pihak yang melakukan proses pengungkapan tewasnya eks bayangkari tersebut. Dari Polda Sumut akan dihadiri Direktur Reskrimum dan dari Kapolrestabes Medan serta keluarga korban,” ujar Ferry.

Polda Sumut Pastikan Penanganan Transparan

Ferry mengatakan, Polda Sumut menyambut positif agenda RDP tersebut. Menurut dia, forum tersebut menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk menjelaskan secara langsung rangkaian penyelidikan yang telah dilakukan.

“Nanti akan kita sampaikan seluruh rangkaian hasil penyelidikan terkait kematian korban tersebut. Tidak ada yang ditutup-tutupi, semuanya berjalan transparan,” katanya.

Kematian Winda Lorenza Gowasa sebelumnya menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan meninggal dunia di Kompleks Perumahan Bumi Asri, Kota Medan.

Winda disebut meninggal setelah mengalami luka tembak di bagian kepala yang diduga berasal dari senjata api milik mantan suaminya yang merupakan personel kepolisian.

BACA JUGA  Kepala Polisi akan di belah Oleh Terduga Pencuri Becak di Komplek Pergudangan Cemara Desa Sampali

Namun, pihak keluarga masih mempertanyakan penyebab kematian tersebut. Keluarga juga telah menyampaikan laporan dugaan pembunuhan kepada Polda Sumut.

Komisi III DPR Minta Kasus Diusut Transparan

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil kepolisian dan keluarga korban untuk mengikuti forum pembahasan terkait kasus tersebut.

“Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi III DPR RI akan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan menghadirkan pihak kepolisian dan keluarga korban untuk memastikan penyebab kematian wanita WLG,” kata Habiburokhman melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (8/8).

Menurut Habiburokhman, pemanggilan dilakukan karena terdapat keraguan dari keluarga korban mengenai penyebab kematian Winda. Selain itu, keluarga telah melaporkan dugaan pembunuhan kepada Polda Sumut.

BACA JUGA  Davit He Sianturi Aklamasi Jadi Ketua PAC PP DK-Perumnas Mandala 2026-2029

“Komisi III mendesak Polda Sumatera Utara, termasuk Polrestabes Medan beserta seluruh jajaran yang menangani perkara ini, untuk mengusut tuntas perkara ini secara transparan,” ujarnya.

RDP Komisi III DPR RI diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai proses penyelidikan yang telah dilakukan kepolisian serta menjawab sejumlah pertanyaan keluarga terkait kematian Winda Lorenza Gowasa.

Kepolisian sendiri menegaskan akan menyampaikan hasil penyelidikan dalam forum tersebut.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Pemko Tanjungbalai Tata Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Temui Pengusaha Ikan
Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Keluarga Temukan Kejanggalan Kematian Pelajar di Langkat, Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus
Ahli Pidana Soroti Penanganan Kasus ATM BCA, Pihak yang Mengaku Korban Justru Jadi Tersangka
Pimpin Apel Gabungan Pemko Tanjungbalai, Fadly Abdina Tekankan Disiplin ASN hingga Percepatan Realisasi APBD
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami

Selasa, 3 November 2026 - 14:11 WIB

Pemko Tanjungbalai Tata Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Temui Pengusaha Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 14:05 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:41 WIB

Keluarga Temukan Kejanggalan Kematian Pelajar di Langkat, Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus

Berita Terbaru

Berita Utama

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10 WIB