Usut!Mangihut Sinaga Soroti Kesimpulan Dini Polrestabes Medan soal Kematian Mantan Istri Polisi

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

MEDAN, TOPINFORMASI.com— Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menyayangkan pernyataan Polrestabes Medan yang dinilai terlalu dini menyimpulkan kematian WL (35), mantan istri seorang anggota polisi, sebagai kasus bunuh diri.

Mangihut meminta aparat penegak hukum tidak terburu-buru menyampaikan kesimpulan sebelum seluruh fakta dan alat bukti dalam perkara tersebut diperiksa secara menyeluruh.

Menurut politisi Partai Golkar yang juga merupakan mantan jaksa itu, masih terdapat sejumlah hal yang dinilai perlu didalami penyidik agar proses pengungkapan kematian WL berlangsung profesional, objektif, dan transparan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat menyayangkan apabila kesimpulan bunuh diri disampaikan terlalu dini, sementara masih ada sejumlah fakta yang perlu didalami. Penyidik harus bekerja secara profesional, objektif, dan transparan agar seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara terang,” kata Mangihut Sinaga, Jumat (7/8/2026).

BACA JUGA  Damkar Medan Terkendala Pasokan Air, Pendinginan Kebakaran Pabrik Mainan Masih Berlangsung

Mangihut menilai penyidik perlu mengungkap berbagai aspek penting, termasuk hasil pemeriksaan terhadap senjata api yang digunakan dalam peristiwa tersebut.

Ia juga mempertanyakan bagaimana korban dapat menguasai senjata api dinas milik mantan suaminya, mengingat keduanya disebut telah bercerai sekitar tiga tahun lalu.

“Bagaimana korban bisa mendapatkan senjata api milik mantan suaminya? Padahal mereka telah lama bercerai dan korban baru beberapa hari datang dari Jakarta. Semua fakta tersebut harus dijelaskan secara utuh melalui proses penyidikan yang profesional,” ujarnya.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara III itu juga meminta penyidik menelusuri seluruh alat bukti yang tersedia.

Di antaranya keterangan para saksi, hasil pemeriksaan laboratorium forensik, sidik jari pada senjata api, rekaman CCTV jika tersedia, serta hasil autopsi secara komprehensif.

BACA JUGA  Wali Kota Tanjungbalai: Pedagang Tetap Boleh Berjualan di Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah

Menurutnya, seluruh bukti tersebut penting untuk memastikan penyebab kematian berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan ilmiah.

“Jangan sampai ada fakta yang terlewat. Semua alat bukti harus diuji secara ilmiah sehingga penyebab kematian korban benar-benar dapat dipastikan berdasarkan bukti, bukan asumsi,” tegasnya.

Mangihut berharap proses penyidikan dilakukan secara transparan sehingga dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab pertanyaan keluarga korban dan masyarakat.

Ia menegaskan, proses hukum harus tetap mengedepankan profesionalitas dan asas praduga tak bersalah sampai seluruh rangkaian penyelidikan dan penyidikan selesai.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Pemko Tanjungbalai Tata Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Temui Pengusaha Ikan
Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Keluarga Temukan Kejanggalan Kematian Pelajar di Langkat, Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus
Ahli Pidana Soroti Penanganan Kasus ATM BCA, Pihak yang Mengaku Korban Justru Jadi Tersangka
Pimpin Apel Gabungan Pemko Tanjungbalai, Fadly Abdina Tekankan Disiplin ASN hingga Percepatan Realisasi APBD
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami

Selasa, 3 November 2026 - 14:11 WIB

Pemko Tanjungbalai Tata Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Temui Pengusaha Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 14:05 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:41 WIB

Keluarga Temukan Kejanggalan Kematian Pelajar di Langkat, Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus

Berita Terbaru

Berita Utama

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10 WIB