KabarLingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Wujudkan Cita-Cita Almarhum Suami, Ibu Ainiyah Berangkat Haji Bersama 20 Peserta Kelompok Almadinah

31
×

Wujudkan Cita-Cita Almarhum Suami, Ibu Ainiyah Berangkat Haji Bersama 20 Peserta Kelompok Almadinah

Sebarkan artikel ini

Wujudkan Cita-Cita Almarhum Suami, Ibu Ainiyah Berangkat Haji Bersama 20 Peserta Kelompok Almadinah

MEDAN,TOPINFORMASI.COM  – Sebanyak 20 peserta calon jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Haji Almadinah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 5 Mei 2026 mendatang. Salah satu di antaranya adalah Ibu Ainiyah, istri dari almarhum Lasdi Arman.

Keberangkatan ini menjadi momen penuh haru bagi Ibu Ainiyah, yang akhirnya dapat mewujudkan cita-cita mendiang suaminya untuk menunaikan ibadah haji bersama. Namun takdir berkata lain, keinginan tersebut baru dapat terlaksana setelah sang suami wafat sekitar empat tahun lalu.

“Saya merasa sedih sekaligus bahagia. Apa yang kami janjikan dulu, baru bisa terwujud sekarang di tahun 2026 ini. Semoga menjadi amal ibadah bagi saya dan almarhum suami,” ungkap Ibu Ainiyah dengan mata berkaca-kaca, Minggu (19/04/2026).

Suasana haru juga terasa saat keluarga besar almarhum menggelar acara marhaban dan tepung tawar sebagai bentuk doa dan restu sebelum keberangkatan. Tangis bahagia pecah dari anak-anak dan kerabat yang turut mendoakan agar perjalanan ibadah berjalan lancar.

Ibu Ainiyah, seorang ibu dari tiga anak, mengaku bangga dapat melangkah ke Tanah Suci meski harus berjuang sendiri membesarkan keluarga. Ia berharap, kelak anak-anaknya juga dapat mengikuti jejaknya menunaikan ibadah haji dan menjadi haji yang mabrur.

Sementara itu, Ketua Bimbingan Haji Almadinah, Sugiman, menjelaskan bahwa seluruh peserta telah mengikuti proses pembinaan sebelum keberangkatan.

“Para peserta akan mendapatkan bimbingan lanjutan di Asrama Haji Medan sebelum diberangkatkan dalam kloter 13 bersama jemaah dari wilayah Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari total 20 peserta yang akan diberangkatkan, terdiri dari sembilan perempuan dan sebelas laki-laki. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Medan bagian utara, seperti Kecamatan Medan Deli, Medan Marelan, dan Martubung.

Keberangkatan ini diharapkan tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga membawa keberkahan bagi para jemaah dan keluarga yang ditinggalkan.

Penulis: Boim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *